INDOZONE.ID - Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye secara mengejutkan telah resmi bergabung dengan klub BRI Super League, Persib Bandung.
Kabar bergabungnya Thom Haye ke Persib Bandung diumumkan melalui akun Instagram Persib Bandung, dan tentunya keputusan tersebut menimbulkan reaksi dari pecinta sepak bola Indonesia.
Sebab, banyak penggemar yang menganggap bahwa bergabungnya Thom Haye ke Maung Bandung terlalu dini, apalagi ia masih mampu bermain di kompetisi Eropa.
Diketahui, Thom Haye sempat dirumorkan akan bergabung ke beberapa klub Belanda lain, setelah kontraknya bersama Almere City berakhir di akhir musim 2024/25. Klub-klub seperti NAC Breda, Heerenven, hingga Sparta Rotterdam, pun sempat dirumorkan akan jadi pelabuhan baru bagi pemain kelahiran Amsterdam, Belanda itu.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Rekrut Thom haye: Wilujeng Sumping!
Akan tetapi, pemain berjuluk "El Professor" itu justru memutuskan untuk merumput di Indonesia bersama Persib Bandung. Haye di kontrak oleh Maung Bandung selama dua tahun atau hingga Juni 2027 mendatang.
Bahkan, Haye sendiri juga menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Persib, yang dikabarkan mendapat bayaran Rp750 juta per bulan. Tentu saja, gaji tersebut sangatlah tinggi ketimbang saat Haye memperkuat Almere City, dengan Rp146 juta per pekan.
Namun, yang jadi pertanyaan apakah keputusan Thom Haye untuk memilih bergabung dengan Persib merupakan keputusan yang tepat?
Apalagi, banyak pecinta sepak bola tanah air mengatakan bahwa bermain di Liga Indonesia merupakan sebuah penurunan karier bagi pemain diaspora. Berikut ini tim Indozone berikan penjelasannya.
Baca juga: Timnas Indonesia Resmi Lawan Taiwan sebagai Pengganti Kuwait di FIFA Matchday September 2025
Keputusan Thom Haye Gabung Persib Apakah Sebuah Penurunan Karier?
Jika kita berbicara secara profesional, sebetulnya keputusan Thom Haye merumput di Liga Indonesia bersama Persib Bandung tidaklah salah.
Sebab, pemain berusia 30 tahun itu tentunya sangat membutuhkan klub baru setelah kontraknya habis bersama Almere City pada akhir musim 2024/25 untuk menjaga tempatnya di skuad Timnas Indonesia.
Apalagi pada musim 2024/25, ia sempat telat mendapatkan klub baru saat meninggalkan Heerenven sehingga tidak merasakan tur pra-musim dan segala macam. Ia baru benar-benar mendapat klub baru pada September 2024, setelah Almere City memutuskan untuk mendatangkan mantan pemain muda AZ Alkmaar itu.
Di Almere City, Thom Haye memang tampil sebanyak 30 pertandingan di semua kompetisi, namun ia menjadi starter hanya 24 kali dengan 6 diantaranya masuk sebagai pemain pengganti. Di Almere City, Haye juga hanya mampu mencatatkan dua assist saja.
Tentu saja, ini sangat berbeda saat Thom Haye masih perkuat Heerenven di musim 2023/24, dengan catatan 4 gol dan 5 assist dalam 34 pertandingan di semua kompetisi.
Memang dengan catatan tersebut dan usianya Haye masih 30 tahun, terlalu dini bagi Haye untuk merumput di Liga Indonesia.
Di usia tersebut, sebenarnya pemain berdarah Solo itu masih bisa bermain di Eropa setidaknya di klub kecil divisi dua.
Jika ingin merumput di Asia, Thom Haye sebenarnya bisa berkarier di Liga Thailand atau Liga Jepang, sama seperti rekannya di Timnas Indonesia seperti Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.
Namun di sisi lain, bermain di Liga Indonesia sebenarnya bukan keputusan yang buruk. Apalagi, Liga Indonesia saat ini sudah berbenah dari beberapa tahun sebelumnya.
Hal terpenting, Thom Haye juga mendapatkan klub baru yakni Persib Bandung, sehingga mendapatkan menit bermain yang cukup demi bisa mengamankan tempatnya di skuad Timnas Indonesia.
Jadi, bisa disimpulkan para pecinta sepak bola Indonesia jangan melihat sisi buruknya saja dari keputusan Thom Haye untuk bergabung bersama Persib Bandung.
Sebab, bermain di Liga Indonesia bukan sebuah penurunan karier, justru keputusan Thom Haye untuk merumput bersama Persib karena ia membutuhkan menit bermain untuk mengamankan tempatnya di skuad Timnas Indonesia.
Apalagi, di Eropa Thom Haye belum mendapatkan klub sama sekali sejak meninggalkan Almere City. Memang Haye sempat dirumorkan bergabung dengan klub lamanya, NAC Breda, tetapi itu hanya sebatas rumor dan tidak ada tawaran konkret dari mereka untuk Thom Haye.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @persib, Amatan