INDOZONE.ID - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers dipastikan batal bergabung dengan klub Ligue 1 Brest pada jendela transfer musim panas ini.
Diketahui, masa depan Mees Hilgers di FC Twente telah berakhir usai sang pelatih Joseph Oosting mengatakan bahwa bek berusia 24 tahun itu akan hengkang dari klub asal Enschede itu.
Dari hal itu, membuat klub Ligue 1, Brest dilaporkan ingin meminjam Mees Hilgers dari FC Twente. Bahkan, menurut laporan De Telegraaf, Brest juga akan aktifkan opsi pembelian bek keturunan Manado itu pada akhir musim.
Namun, menurut laporan terbaru dari jurnalis Belanda, Jeroen Kapteijns mengatakan bahwa kepindahan Mees Hilgers ke Brest batal. Hal itu terjadi karena tidak cukupnya waktu untuk menggelar tes medis untuk pemain kelahiran Amersfoort itu.
Padahal, sebelumnya kedua klub baik FC Twente dan Brest sudah sepakat untuk peminjaman Mees Hilgers dan juga dengan opsi pembelian di akhir musim.
Namun sangat disayangkan kepindahan Mees Hilgers ke klub Prancis itu kini harus batal dan memaksanya untuk bertahan di FC Twente setidaknya hingga jendela transfer Januari mendatang atau musim panas tahun depan. Apalagi, kontrak Mees sendiri juga habis pada musim panas 2026 mendatang.
Tentu saja, dengan bertahannya Mees Hilgers di FC Twente pada musim panas ini menimbulkan pertanyaan apakah bek Timnas Indonesia itu akan diberikan kesempatan bermain di tim utama oleh Joseph Oosting atau tidak.
Apalagi, Hilgers juga tidak masuk ke dalam daftar susunan pemain FC Twente dalam 4 pertandingan awal Eredivisie musim ini.
Alhasil, dengan tidak dimainkannya Mees Hilgers di tim utama membuat FC Twente kini terperosok di posisi ke-14 klasemen sementara Eredivisie musim ini, mengingat pemain bermarga Tombeng itu telah menjadi bagian penting bagi klub berjuluk The Tukkers untuk beberapa musim terakhir.
Sejak ia dipromosikan ke tim utama 2020 lalu, Hilgers tercatat telah mencetak 4 gol dalam 132 pertandingan bersama FC Twente di semua kompetisi.
Bahkan, pada musim lalu saja ia juga mampu tampil apik di lini pertahanan FC Twente bersama Gustaf Lagerbielke, yang mana duet keduanya itu mampu membawa FC Twente finish di posisi ke-6 Eredivisie musim lalu, dan berhak bermain di Liga Europa musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jeroen Kapteijns