Kamis, 04 SEPTEMBER 2025 • 12:40 WIB

Colton Herta Gabung Cadillac, Mimpi Pembalap Amerika di F1 Makin Dekat!

Author

Colton Herta (sumber: Chris Owens via AutoHebdo)

INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia jet darat paling prestisius di dunia, Formula 1 (F1). Bintang IndyCar asal Amerika Serikat, Colton Herta, resmi bergabung sebagai test driver untuk tim baru Cadillac F1, yang akan melakoni debutnya di musim 2026 mendatang.

Hal ini tentu saja jadi langkah besar yang bikin Herta dan para penggemar di Amerika untuk melihat wakilnya di grid F1 semakin dekat dengan kenyataan.

Pembalap berusia 25 tahun itu udah lama banget dirumorkan bakal pindah ke F1. Sekarang, ia akan memegang peran krusial dalam pengembangan mobil saat mereka resmi mengaspal di musim 2026.

Baca juga: General Motors Resmi Jadi Pembuat Mesin F1 Mulai Musim 2029, Siap Pasok Power Unit untuk Cadillac

Buat yang belum kenal, Colton Herta ini bukanlah nama sembarangan di dunia balap mobil Amerika. Ia adalah salah satu talenta paling bersinar di IndyCar, seri balap single-seater (kursi tunggal) paling bergengsi di Negeri Paman Sam. Bagaimana dengan prestasinya?

Melansir dari laman resmi IndyCar, Herta pernah bikin seluruh Amerika geger saat menjadi pemenang termuda dalam sejarah IndyCar pada musim 2019 lalu, yang kala itu Herta masih berusia 18 tahun. Iya, kalian nggak salah baca. Di usia segitu kalian ngapain aja, guys?

Selain itu, sejak balapan penuh di musim 2019, Herta meraih 9 kali menang, 19 kali naik podium, dan 16 kali menjadi pole position. Nggak cuma itu, masih melansir laman resmi IndyCar, musim 2024 lalu Herta berhasil keluar sebagai runner-up di klasmen akhir IndyCar (Alex Palou keluar sebagai juaranya).

Dengan track record se-gacor ini, nggak heran kalo Cadillac bisa kepincut untuk menjadikan Herta sebagai bagian dari proyek F1 mereka. 

Meskipun Cadillac sendiri sudah mengkonfirmasi Valtteri Bottas dan Sergio "Checo" Perez akan menjadi pembalap utama, peran Herta sebagai test driver juga tidak kalah penting. Ia akan terjun langsung dalam pengembangan mobil dan tentu saja memberikan masukan vital bagi tim.

"Ini tentu saja jadi kesempatan emas, dan sesuatu yang saya telah usahakan sejak lama," kata Herta, dikutip dari Crash.net.

"Mimpi saya selalu untuk balapan di Formula 1, dan saya melihat langkah ini sebagai sebuah langkah besar untuk menuju tujuan itu." tutupnya.

Graeme Lowdon, selaku tim prinsipal Cadillac F1, juga tidak kalah antusias. Menurutnya, hadirnya Herta di tim mereka adalah sebuah momen bersejarah.

"Memiliki pembalap Amerika yang bergabung dengan tim Formula 1 dari negeri yang sama adalah momen yang sangat signifikan, tidak hanya untuk kami, tetapi untuk motorsport Amerika secara keseluruhan," ujar Lowdon.

Baca juga: General Motors/Cadillac Resmi Jadi Tim Kesebelas di F1 2026

Meskipun sudah mengamankan kursi sebagai pembalap tes di Cadillac F1, rumor panas berseliweran menyebut bahwa Herta kemungkinan besar akan membalap di Formula 2 (F2) tahun depan. Plot twist banget, kan?

Pertanyaannya, kok bisa hal ini jadi plot twist? Karena F2 adalah seri pendukung atau turunannya F1 (feeder series), dan cukup aneh ketika seorang bintang dari ajang IndyCar malah "turun kelas" ke F2. Namun, ini bisa jadi langkah strategis untuk membiasakan Herta dengan mobil, sirkuit, dan dinamika balapan di lingkungan F1.


Pihak Cadillac sendiri masih belum memberikan statement apapun soal ini dan hanya menyatakan bahwa pengumuman terkait program balap Herta musim 2026 akan segera dibuat pada waktu yang tepat.


Jadi, apakah peran sebagai test driver ini akan menjadi tiket emas Colton Herta untuk menjadi pembalap F1 Amerika berikutnya? Dan apakah kita akan melihatnya di grid F2 tahun depan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU