INDOZONE.ID - Manchester City bersiap menghadapi momen paling emosional dalam sejarah modern mereka. Laga pamungkas Premier League akhir pekan ini melawan Aston Villa dipastikan bakal menjadi panggung terakhir bagi sang manajer legendaris, Pep Guardiola.
Kabarnya, manajemen The Citizens sudah sepakat untuk menunjuk mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sebagai suksesornya.
Meskipun kontrak Pep sebenarnya masih tersisa satu tahun lagi, TEAMtalk mengkonfirmasi kalau Man City sudah berbulan-bulan menyiapkan rencana matang pasca-era Guardiola.
Keputusan ini bakal diumumkan secara resmi sebelum laga hari Minggu besok, sekaligus menjadikannya momen perpisahan yang megah bagi publik Etihad.
Baca juga: Cerita dari Balik Layar Penunjukan Xabi Alonso Menjadi Manajer Chelsea
Nggak pakai lama, Direktur Sepak Bola Man City, Hugo Viana, dilaporkan sudah mengunci nama Enzo Maresca sebagai suksesor utama.
Menariknya, kesepakatan personal secara prinsip bahkan sudah tercapai antara pihak Man City dan mantan bos Chelsea tersebut. Jika Pep resmi mundur musim panas ini, Maresca tinggal langsung angkat koper ke Manchester.
Sebenarnya, Man City juga sempat melirik sang legenda klub, Vincent Kompany. Manajemen sangat mengagumi kiprah Kompany, tapi pelatih asal Belgia itu memilih setia dan fokus pada proyek jangka panjangnya bersama Bayern Munchen.
Cabutnya Pep jelas menjadi akhir dari salah satu era paling dominan dalam sejarah sepak bola Inggris. Sejak mendarat di Etihad pada 2016 setelah sukses besar di Barcelona dan Bayern Munchen, pelatih berusia 55 tahun ini mengubah Man City menjadi monster yang menakutkan.
Baca juga: Gerak Cepat! Chelsea Kabarnya Sudah Sepakat dengan Xabi Alonso untuk Jadi Pelatih Baru
Selama hampir satu dekade bertakhta, Pep mempersembahkan 20 trofi mayor ke lemari juara Man City. Catatan emasnya meliputi 6 Trofi Premier League (termasuk rekor gila 4 kali juara berturut-turut), dan 1 Trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Dominasi total dengan berbagai rekor poin dan gol yang merombak standar sepak bola modern di Inggris.
Menariknya, meski bakal menyudahi perannya sebagai manajer di pinggir lapangan, Pep kemungkinan besar nggak akan benar-benar pergi dari City.
Para petinggi klub kabarnya sedang menggodok rencana agar Pep tetap terlibat dalam struktur City Football Group (CFG).
Baca juga: Michael Carrick Disebut Akan Jadi Pelatih Permanen MU
Pihak kepemilikan klub sangat terbuka jika Pep mau mengambil peran strategis untuk mengembangkan jaringan klub CFG di seluruh dunia, mengingat pengaruh dan isi kepalanya yang terlalu berharga untuk dilepas begitu saja.
Laga hari Minggu nanti dipastikan bakal dipenuhi air mata dan tepuk tangan meriah dari para Cityzen. Skuad, staf, dan suporter siap memberikan standing ovation terakhir untuk melepas sang jenius taktik yang telah mengubah wajah Premier League selamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Team Talk