Momen Crystal Palace angkat Piala FA untuk pertama kalinya dalam sejarah (REUTERS)
INDOZONE.ID - Crystal Palace harus menarik napas lebih lama soal nasib mereka di Liga Eropa musim depan.
UEFA secara resmi menunda keputusan terkait partisipasi Palace di Liga Eropa, menyusul polemik kepemilikan ganda yang melibatkan Olympique Lyon.
Keputusan yang sejatinya akan diumumkan pada Senin, 30 Juni 2025, akhirnya ditangguhkan.
UEFA menyatakan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan "pada waktunya", sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari situasi yang tengah berlangsung.
John Textor, pemilik Lyon (REUTERS)
Akar permasalahan ini berasal dari kepemilikan ganda John Textor, pengusaha asal Amerika Serikat, yang tercatat memegang 43 persen saham Crystal Palace melalui perusahaan Eagle Football Holdings.
Di saat yang sama, Textor juga merupakan pemilik mayoritas Olympique Lyon.
Sesuai aturan UEFA, dua klub yang berada di bawah kepemilikan identitas yang sama tidak diperbolehkan tampil dalam kompetisi Eropa yang sama di musim yang sama.
Baca juga: Crystal Palace Juara Piala FA, Premier League Berpeluang Kirim 10 Tim di Kompetisi Eropa
Karena itu, UEFA harus meninjau situasi ini secara detail sebelum menentukan klub mana yang layak tampil di Liga Europa 2025/26.
Sebagai antisipasi, Textor telah mencapai kesepakatan untuk melepas kepemilikannya di Palace kepada Woody Johnson, pemilik klub NFL New York Jets.
Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah keputusan tersebut dianggap cukup oleh UEFA untuk memenuhi kriteria independensi klub.
Olympique Lyonnais terdegradasi ke Ligue 2 karena masalah finansial. (REUTERS/Manon Cruz)
Lyon sebenarnya finis di posisi keenam Ligue 1 musim lalu yang membuat mereka secara peringkat berhak tampil di Liga Europa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: UEFA