Sirkuit Sepang lokasi MotoGP Malaysia. (Dok. MotoGP)
INDOZONE.ID - Meski kini jadi salah satu seri paling dinanti, MotoGP Malaysia ternyata butuh waktu panjang untuk bisa balik modal. Sirkuit Sepang baru mencatat untung di tahun ke-10 sejak pertama kali menggelar balapan pada 1999.
Ajang MotoGP di Sepang, Malaysia, memang tak langsung cuan sejak awal. Butuh waktu satu dekade sampai penyelenggara mulai merasakan keuntungan dari event balap motor paling bergengsi itu.
“Sehingga ke 10 tahun sebelum itu, ada nampak peningkatan dari segi penjualan tiket,” ujar CEO Sepang International Circuit, Ahzan Shafriman Hanif, kepada media, Selasa (1/7/2025).
Baca juga: Malaysia MotoGP 2025 Sasar 13 Ribu Fans Balap dari Indonesia, Mario Aji Jadi Magnet
Sirkuit Sepang sendiri mulai dibangun pada 1997 dan langsung jadi tuan rumah MotoGP dua tahun kemudian. Tapi, seperti di banyak ajang besar lainnya, proses menuju profit tidak instan.
Ahzan menekankan bahwa keunikan Sepang jadi salah satu daya tarik tersendiri.
“Sepang menghadirkan nuansa berbeda kota. Kami percaya penggemar tidak perlu memilih salah satu, tapi bisa menikmati keduanya,” lanjutnya.
Baca juga: Marc Marquez Dominan Banget di MotoGP 2025, Persaingan Juara bak Terhenti
Buat kamu yang ingin nonton langsung aksi para pembalap dunia, berikut daftar harga tiket MotoGP Malaysia 2025 yang digelar di Sirkuit Sepang:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan