PSG vs Real Madrid di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (Foto: Instagram @psg)
INDOZONE.ID - Kekalahan Real Madrid atas Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, menjadi tamparan keras bagi skuad El Real jelang musim baru bergulir.
Dalam laga yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey pada Kamis (10/7/2025), dini hari WIB, Real Madrid harus terima kekalahan telak atas PSG dengan skor 4-0.
Gol-gol Les Parisiens tercipta melalui brace Fabian Ruiz (6', 24'), Ousmane Dembele (9'), dan juga Gonzalo Ramos (87').
Kemenangan tersebut telah membuktikan, bahwa PSG tampil superior di turnamen ini sejak mereka menjuarai Liga Champions pada Juni lalu.
Apalagi, di pertandingan tersebut, Real Madrid juga tak diperkuat oleh Dean Huijsen karena akumulasi kartu dan Trent Alexander-Arnold akibat cedera.
Oleh karena itu, Alonso harus mengubah formasinya kembali menjadi 4 bek, setelah selalu memainkan 3 bek yang membawa Real Madrid melaju hingga semifinal.
Baca juga: Donald Trump Dipastikan Hadir di Final Piala Dunia Antarklub 2025
Performa gemilang Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025. (REUTERS/Jeenah Moon)
Perubahan taktik tersebut membuat Gonzalo Garcia harus bermain dengan Kylian Mbappe yang kembali fit usai absen di beberapa pertandingan karena sakit.
Absennya Huijsen dan Alexander-Arnold membuat PSG bisa mengeksploitasi pertahanan Real Madrid sejak menit awal. Alonso pun berkomentar atas penampilan buruk timnya.
"Kami tertinggal dua gol dan kami tidak mampu menemukan ritme permainan kami. Kekalahan itu menyakitkan, harus kami akui bahwa kami tidak bermain sesuai standar hari ini," ujar Xabi Alonso, dikutip dari ESPN, Kamis (10/7/2025).
Baca juga: Menunggu Tawaran Real Madrid, William Saliba Tunda Perpanjangan Kontrak di Arsenal
Real Madrid tidak membuat perubahan berarti saat turun minum. Alonso mengatakan kepada wartawan, bahwa dia cukup yakin dengan anak asuhnya yang memiliki beberapa peluang mencetak gol sebelum melakukan serangkaian pergantian pemain pada tengah babak kedua.
"Kami memiliki beberapa kekurangan di beberapa titik dan terkadang ada baiknya melihat kesalahan kami dan Anda dapat mengambil pelajaran untuk masa depan," tutur pelatih berusia 43 tahun itu menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN