Shin Tae Yong (instagram.com/shintaeyong7777)
INDOZONE.ID - Kiprah Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2024 tidak sesuai harapan publik sepak bola Tanah Air. Sebab, langkah Skuad Garuda terhenti di fase grup.
Di Piala AFF 2024, Timnas Indonesia menurunkan mayoritas pemain U-22, ditambah dengan empat pemain senior yakni Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, dan Rafael Struick,
Kendati begitu, Timnas Indonesia gagal berbicara banyak di Piala AFF 2024. Mereka hanya mampu menempati peringkat ketiga Grup B dengan koleksi empat poin.
Namun, Shin Tae-yong mengungkapkan, bahwa keputusannya menurunkan mayoritas pemain U-22 karena kesepakatan dengan Erick Thohir.
Melalui kanal YouTube Jekpot, pelatih kelahiran Yeongdeok itu mengatakan, Erick Thohir meminta untuk fokus ke pemain muda dalam persiapan SEA Games 2025 di Thailand dan jangan jadikan Piala AFF 2024 sebagai beban.
Baca juga: Kembali Bergulir Dini Hari Nanti, Ini Alasan Premier League Musim 2025/26 Terasa Berbeda
Shin Tae Yong saat di bench pemain Timnas Indonesia (Instagram/shintaeyong7777)
"Sebetulnya saya dan Erick Thohir sudah setuju dari 6 bulan sebelumnya untuk menurunkan pemain U-22 di Piala AFF, waktu itu pemain senior belum lengkap. Nanti Desember 2025 akan ada SEA Games di Thailand, jadi kami sepakat untuk persiapkan itu. Dia bilang jangan dijadikan beban dan fokus kasih kesempatan pemain muda, beliau mengatakan itu sampai tiga kali, ini fakta 100 persen," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari kanal YouTube Jekpot, Jumat (15/8/2025).
Tak hanya itu, STY juga membeberkan bahwa alasan dirinya dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia bukan karena kegagalan di Piala AFF 2024.
"Jadi, saya rasa tidak masuk akal, jika banyak yang mengatakan kalau saya dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia karena gagal di Piala AFF 2024," tutur pelatih berusia 54 tahun itu menambahkan.
Shin Tae-yong dipecat PSSI pada awal 2025 lalu. Alasan di balik pemecatannya karena masalah komunikasi. Padahal, dalam pernyataan di kanal YouTube Jekpot, beliau mengatakan bahwa tidak ada masalah komunikasi dengan para pemain Timnas Indonesia, baik lokal maupun diaspora.
Baca juga: UEFA Bentangkan Spanduk ‘Hentikan Pembunuhan Anak-anak’ di Super Cup 2025
Kabar pemecatan Shin Tae-yong sendiri juga menjadi pro-kontra di kalangan publik sepak bola Indonesia, termasuk penggemar Timnas Indonesia.
Bagaimana tidak, selama 5 tahun melatih Timnas Indonesia, mantan pelatih Korea Selatan itu telah mengangkat derajat sepak bola Indonesia di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube Jekpot