Banner UEFA sebelum pertandingan UEFA Super Cup 2025. (REUTERS/Remo Casilli)
INDOZONE.ID - UEFA menampilkan spanduk bertuliskan 'Hentikan pembunuhan anak-anak', dan 'Hentikan pembunuhan warga sipil'.
Momen itu terjardi sebelum pertandingan UEFA Super Cup 2025 antara Tottenham Hotspur, dan Paris Saint-Germain di Stadio Friuli, Udine, Italia, Rabu (13/8/2025).
Spanduk ini dibentangkan tepat di tengah lapangan, di depan para pemain yang sudah berbaris sebelum kick-off, dan menjadi momen menarik perhatian publik dan media.
Dalam momen tersebut, dua anak pengungsi dari Gaza ikut serta dalam upacara penyerahan medali.
Mereka adalah Tala, gadis berusia 12 tahun, dan Mohamed, bocah laki-laki berusia 9 tahun. Keduanya kini tinggal di Milan untuk menjalani perawatan medis.
Baca juga: Kalahkan Tottenham Hotspur di Adu Penalti, PSG Berhasil Keluar Sebagai Juara UEFA Super Cup 2025
Selain itu, sembilan anak pengungsi dari berbagai negara konflik termasuk Afghanistan, Irak, Nigeria, dan Ukraina juga ikut dalam pertunjukan sebelum pertandingan.
Kehadiran mereka memberi pesan soal perlunya perhatian UEFA terhadap anak-anak yang terdampak perang dan konflik di seluruh dunia.
Beberapa hari sebelumnya, Sabtu (9/8/2025), penyerang Liverpool Mohamed Salah mengkritik UEFA melalui media sosial.
Kritik ini muncul setelah UEFA mengunggah penghormatan kepada pemain sepak bola Palestina, Suleiman al-Obeid, tanpa menjelaskan penyebab kematiannya.
Baca juga: Mohamed Salah Tegur UEFA yang Tidak Ungkap Penyebab Kematian 'Pele Palestina' Suleiman Al-Obeid
Menurut Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), Obeid dikenal sebagai 'Pele Palestina' meninggal akibat serangan Israel di Gaza saat menunggu bantuan kemanusiaan pada Jumat (8/8/2025).
Menanggapi unggahan UEFA di platform X, Salah menulis, “Bisakah Anda memberitahu kami bagaimana dia meninggal, di mana, dan mengapa?”
Selasa (12/8/2025), UEFA Foundation for Children mengumumkan perluasan program kemanusiaan untuk membantu anak-anak di Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: UEFA