Helm spesial mendiang Niki Lauda. (Sumber: Crash.net)
INDOZONE.ID - Weekend ini bakal jadi momen yang super emosional buat Lewis Hamilton dan para Tifosi. Untuk Grand Prix Italia pertamanya sebagai pembalap Ferrari, sang juara dunia tujuh kali ini akan mengenakan helm spesial untuk menghormati mendiang Niki Lauda, seorang legenda F1 yang punya ikatan kuat dengan Ferrari dan Hamilton sendiri.
Hal ini bukan hanya balapan biasa di Sirkuit Autodromo Nazionale Monza. Ini adalah debut Hamilton di "kandang" Ferrari, di hadapan ribuan penggemar fanatik, sambil membawa sebuah penghormatan yang mendalam. Helm dengan corak kuning-putih dan nama Lauda ini sekaligus menjadi desain helm spesial pertama yang dipakai Hamilton sejak kepindahan fenomenalnya dari Mercedes awal musim ini.
Ternyata, aksi Hamilton ini adalah bagian dari perayaan besar-besaran yang dilakukan Ferrari. Tim Kuda Jingkrak merayakan 50 tahun kemenangan kejuaraan dunia pertama Niki Lauda bersama mereka pada tahun 1975. So, siap-siap lihat banyak yang beda di Monza.
Baca juga: Eks Pembalap Ferrari Sebut Lewis Hamilton Kehilangan 'Senyumnya' Bersama Kuda Jingkrak
Mobil Ferrari SF-25 akan tampil dengan livery khusus yang terinspirasi dari mobil legendaris 312T yang mengantar Lauda juara di tahun 1975. Selain itu, Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, juga akan memakai seragam balap bergaya retro dengan nuansa biru-putih sepanjang akhir pekan.
Bagi Hamilton, tribute ini terasa sangat personal. Ia punya hubungan yang sangat dekat dengan Lauda saat mereka bersama-sama meraih kesuksesan besar di Mercedes, di mana Lauda menjabat sebagai non-executive chairman hingga wafat pada tahun 2019.
Lewis Hamilton (sumber: skysports.com)
Banyak yang mungkin lupa, tapi Niki Lauda adalah sosok kunci yang berhasil meyakinkan Hamilton untuk pindah dari McLaren ke Mercedes pada akhir 2012, sebuah langkah yang mengubah sejarah F1.
"Niki (Lauda) adalah seseorang yang sangat saya rindukan," kenang Hamilton, dikutip dari Crash.net.
"Kenangan terindah saya adalah saat percakapan pertama kami. Saya ingat ditelepon Niki dan dia mencoba meyakinkan saya untuk bergabung dengan tim. Sangat keren ditelepon oleh seorang juara dunia dan ikon seperti Niki." sambungnya.
Hamilton menggambarkan Lauda sebagai sosok yang positif, lucu, dan seorang pembalap sejati yang selalu mendorong tim untuk jadi lebih baik. "Tanda respek terbesar dari Niki adalah jika kamu melakukan pekerjaan dengan baik, dia akan melepas topinya. Itu caranya bilang, ‘Kerja bagus!’"
"Saya selamanya mencintai Niki. Saya tahu dia bersama kami di setiap balapan dalam semangat," tutup Hamilton.
Di tengah momen emosional ini, Ferrari dan Hamilton sebenarnya datang ke Monza dengan kondisi yang kurang ideal. Mereka baru saja mengalami akhir pekan yang buruk di GP Belanda, di mana Hamilton dan Leclerc sama-sama gagal finis akibat insiden.
Baca juga: Lika-Liku Lewis Hamilton di Ferrari Layaknya 'Drakor', Ralf Schumacher: Sungguh Tragis!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net