INDOZONE.ID - Bek Newcastle United, Dan Burn, menegaskan dirinya tidak menyimpan dendam terhadap Alexander Isak setelah kepindahannya ke Liverpool pada bursa transfer musim panas 2025.
Burn menyebut, dirinya memahami ambisi pribadi sang striker, meski di sisi lain juga mengerti rasa kecewa para suporter Newcastle.
Pada Senin 1 September 2025, Liverpool mengumumkan transfer dengan mendatangkan Alexander Isak. Striker asal Swedia itu diboyong dengan harga 125 juta pounds yang menjadi rekor transfer di Inggris.
Kepindahan ini terjadi setelah adanya perselisihan antara Isak dengan pihak Newcastle.
Hal itu kemudian membuat namanya meredup di mata para suporter Newcastle yang merasa dikhianati oleh bintang mereka.
"Saya senang semuanya sudah selesai. Kami memang ingin bursa transfer segera ditutup agar situasi lebih jelas," kata Dan Burn dalam konferensi pers bersama Timnas Inggris, Sabtu (5/9/2025).
Alexander Isak saat diperkenalkan di Liverpool. (Dok. Liverpool FC)
Burn mencoba memahami keputusan Isak yang memilih hengkang ke Liverpool. Baginya, setiap pemain berhak mengejar ambisi dalam karier sepak bola yang relatif singkat.
"Saya sudah cukup lama di sepak bola untuk tahu bahwa karier pemain itu singkat. Mereka pasti punya tujuan yang ingin dicapai," ucap Burn.
"Alex adalah teman saya. Tentu sulit karena kami ingin dia tetap membantu tim, tapi saya juga mengerti keputusan pribadinya," tambahnya.
Baca juga: Alexander Isak Disarankan Sabotase Latihan Newcastle Demi Pindah ke Liverpool
Isak sendiri sudah kehilangan tempat di hati pendukung Newcastle sejak mengutarakan niat hengkang pada awal musim panas ini.
Ia bahkan tidak tampil di pramusim maupun laga pembuka Premier League musim ini. Ketika transfernya ke Liverpool diumumkan, ia hanya mendapat sambutan dingin dari publik St James’ Park.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters