TImnas Indonesia (instagram @timnasindonesia)
INDOZONE.ID - Timnas Indonesia akan kembali berjuang di Grup B, Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, melawan Irak, Minggu 12 Oktober 2025, pukul 02.30 WIB.
Dalam pertandingan yang akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium itu, Timnas Indonesia akan melakoni partai hidup mati untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Ragnar Oratmangoen merayakan gol Kevin Diks untuk Timnas Indonesia. (Instagram/@timnasindonesia)
Sebelumnya, Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi. Kekalahan itu membuat Timnas Indonesia cuma punya satu tujuan, yaitu menang atas Irak pada matchday kedua.
Sementara itu, jelang lawan Timnas Indonesia, Irak dalam performa yang kurang konsisten. Dalam empat pertandingan terakhir, tim besutan Graham Arnold itu cuma menang sekali saja, yaitu melawan Jordania, sedangkan sisanya imbang sekali dan kalah dua kali.
Di sisi lain, Timnas Indonesia juga hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, yaitu atas Taiwan, lalu sisanya imban sekali dan kalah dua kali.
Meski sama-sama dalam kondisi kurang baik, pertandingan ini diprediksi akan tetap berlangsung sengit. Apalagi, kedua tim sama-sama ngotot dalam berebut tiket ke Piala Dunia 2026.
Namun, Timnas Indonesia wajib waspada terhadap Irak. Sebab, tim berjuluk Lions of Mesopotamia itu memiliki rekor apik saat berjumpa dengan Timnas Indonesia.
Sebanyak sembilan kali bersua Irak, Timnas Indonesia belum pernah menang. Rinciannya, sekali imbang dan delapan kali kalah dari Irak. Pertemuan terakhir di Putaran Kedua, Timnas Indonesia takluk 0-2 dari Irak.
Kendati begitu, statistik tidak sepenuhnya menjadi acuan di lapangan. Apalagi, Timnas Indonesia juga punya potensi untuk meraih kemenangan atas Irak.
Namun, faktor x lainnya hadir dari sisi kepelatihan. Ya, Irak memiliki Graham Arnold yang lebih berpengalaman ketimbang Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Dari segi taktikal, mantan pelatih Australia ini cenderung defend-counter. Timnas Indonesia asuhan Kluivert harus mewaspadai serangan balik cepat Irak.
Baca juga: Jordan Henderson: Saya Kembali ke Timnas Inggris untuk Bermain, Bukan Jadi Cheerleader
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 11v11