Ekspresi bahagia Neymar Jr (Reuters/Pedro Nunes)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa Neymar masih menjadi bagian dari rencana Tim Samba untuk Piala Dunia 2026.
Namun, Neymar yang kini bermain di Santos tersebut harus benar-benar pulih dari cedera sebelum bisa kembali memperkuat Timnas Brasil.
Neymar sendiri belum tampil untuk Timnas Brasil dalam dua tahun terakhir.
Baca juga: Ancelotti: Neymar Tak Akan Sulit Masuk Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 Jika Kondisinya Fit
Cedera beruntun menghambat performanya sejak ia kembali ke Santos pada tahun lalu, setelah sebelumnya bermain di Arab Saudi.
Kondisi ini membuat proses comeback Neymar menjadi perhatian utama bagi Ancelotti.
Menjelang laga persahabatan melawan Jepang di Tokyo, Selasa (14/10/2025), Ancelotti memuji kemampuan Neymar.
Akan tetapi Ancelotti menekankan bahwa kebugaran fisik sang pemain sangat penting, mengingat usianya yang kini 33 tahun.
Baca juga: Inter Miami Ingin Datangkan Neymar untuk Lengkapi Trio MSN Bersama Messi dan Suarez
“Neymar bisa bermain di level tertinggi tanpa masalah,” ujar Ancelotti kepada wartawan.
“Saat dia fit, dia punya kualitas luar biasa untuk bermain bukan hanya di Brasil, tapi di tim mana pun di dunia,” tambahnya.
Pelatih asal Italia ini menjelaskan bahwa Neymar tetap menjadi salah satu pemain dengan bakat terbaik yang dimilikinya.
Namun, kondisi fisik yang prima menjadi syarat mutlak agar sang pemain bisa tampil maksimal.
Baca juga: Kasus Pajak, Carlo Ancelotti Dijatuhi Hukuman 1 Tahun namun Tak Masuk Penjara
Ancelotti menekankan bahwa dengan usia yang sudah tidak muda lagi, pemulihan dan kebugaran menjadi faktor penting untuk menjaga performa Neymar tetap konsisten di Timnas Brasil.
Terakhir kali Neymar bermain untuk Timnas Brasil terjadi pada Oktober 2023. Saat itu, ia mengalami cedera ligamen lutut serius yang membuatnya absen panjang dan menghambat proses comeback di Timnas Brasil.
Brasil datang ke laga persahabatan melawan Jepang dengan percaya diri setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan, Jumat (10/10/2025).
Hasil ini menunjukkan bahwa Tim Samba masih mampu menyajikan permainan yang menghibur, sesuai dengan gaya khas “sepak bola indah” mereka.
Baca juga: Kontrak Mewah Carlo Ancelotti di Timnas Brasil: Gaji Fantastis, Jet Pribadi, dan Bonus Juara Dunia
Meski begitu, Ancelotti menegaskan bahwa keseimbangan tetap menjadi prioritas.
Ia menjelaskan bahwa permainan indah bukan hanya soal kemampuan menguasai bola, tetapi juga menuntut disiplin, kerja sama, dan komitmen dari setiap pemain.
Menurutnya, kualitas individu para pemain Timnas Brasil harus disertai filosofi tim agar hasil maksimal bisa tercapai.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti dan asisten pelatih Paul Clement. (REUTERS/Santiago Arcos)
Sejak menangani Timnas Brasil pada Mei lalu, Ancelotti berfokus membangun sikap, adaptabilitas, dan soliditas tim, terutama setelah perjalanan sulit di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca juga: Carlo Ancelotti Akan Panggil Kembali Casemiro Saat Latih Timnas Brasil
Dalam lima pertandingan pertamanya, Brasil mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Di bawah kepelatihannya, pertahanan Brasil terlihat lebih solid dengan hanya kebobolan satu gol melalui penalti saat melawan Bolivia, sementara lini depan mereka sukses mencetak sembilan gol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters