Alex Dunne, Pembalap Didikan Akademi McLaren, di Sesi Latihan Bebas 1 GP Austria 2025 (PlanetF1).
INDOZONE.ID - Pertarungan gelar juara dunia F1 musim 2025 kian panas, nih!
Max Verstappen, pembalap Belanda andalan Red Bull, baru aja nunjukkin taringnya dengan menang gokil di Grand Prix Amerika Serikat di Sirkuit The Americas (COTA) pada Senin (20/10/2025) dini hari kemarin.
Hal ini jadi kemenangan ketiganya dalam empat balapan terakhir, bikin dia jadi ancaman super serius buat duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris.
Dengan sisa lima balapan dan dua Sprint, Verstappen sekarang cuma terpaut 40 poin dari Piastri yang masih memimpin klasemen.
Sementara itu, Lando Norris yang finis kedua di COTA berhasil memangkas jaraknya jadi cuma 14 poin di belakang rekan setimnya.
Di tengah situasi genting ini, di mana Verstappen lagi overpower, McLaren justru membuat keputusan yang bikin kaget.
Mereka mengkonfirmasi nggak akan membawa upgrade atau komponen baru lagi di sisa musim ini. Apakah ini strategi brilian atau malah blunder fatal?
Saat semua tim biasanya bakal jor-joran di fase akhir musim, tim prinsipal McLaren, Andrea Stella, dengan tegas menyatakan perang development mereka untuk musim ini sudah selesai.
"Kalau bicara soal upgrade baru, komponen baru, maka itu tidak akan terjadi di sisa musim ini," kata Stella dikutip dari Crash.net.
Keputusan ini jelas berisiko tinggi. Verstappen dan Red Bull terkenal sangat kuat di paruh kedua musim.
Menghentikan update mobil saat sang rival lagi ngegas kencang bisa dibilang langkah yang sangat berani. Tapi ternyata, McLaren punya alasan kuat di balik keputusan ini.
McLaren nggak berhenti upgrade karena mereka menyerah. Sebaliknya, mereka super pede dengan paket mobil yang mereka punya sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net