Asisten Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Alex Pastoor (Dok. Almere City FC)
INDOZONE.ID - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, bongkar kronologi berakhirnya kerja sama dengan PSSI usai gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Diketahui, pada tengah pekan lalu, PSSI mengumumkan pemecatan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Tak hanya Kluivert, rombongan kepelatihannya, seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat juga dipecat.
Pemecatan gerbong Belanda terkait kegagalan memenuhi ekspektasi membawa Jay Idzes dan kolega lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938.
Tak cuma itu, suporter Timnas Indonesia juga kecewa dengan kinerja Kluivert dan kolega dalam menangani Skuad Garuda. Tak ayal, tekanan suporter untuk memecat Kluivert pun membesar hingga akhirnya dilakukan PSSI.
"Saya pikir kami sudah melakukan itu sepenuhnya. Tapi itu tidak cukup untuk mengalahkan negara-negara dengan kelas seperti ini (Arab Saudi dll.) Sebenarnya, baik di lapangan maupun di antara staf pelatih, kami berusaha menjelaskan kepada para pemain apa yang diharapkan dari mereka," ujar Pastoor, dikutip dari Ziggo Sports, Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut, Pastoor mengatakan PSSI akan mengerjakan proyek yang lebih lama dari sekedar mencoba lolos ke Piala Dunia.
"Tapi saya pikir mereka sedang mengerjakan proyek yang akan berlangsung lebih lama dari sekadar mencoba mencapai Piala Dunia. Jika suasana menjadi sangat negatif, Anda juga harus bertanya-tanya seperti apa atmosfer yang akan Anda hadapi," ujar pelatih berusia 58 tahun itu.
Mantan pelatih Almere City itu juga yakin, setelah kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia, PSSI langsung melakukan evaluasi yang menjadi akhir dari perjalanan gerbong kepelatihan Belanda.
Pastoor juga membeberkan ada beberapa kesepakatan dengan PSSI sebelumnya. Salah satu kesepakatan itu adalah membawa Skuad Garuda, yang kini berada di ranking 122 sebelumnya 119, lolos ke Piala Dunia 2026.
"(Poin pertama) akan hebat jika bisa mencapai Piala Dunia. Akan tetapi, sebagai tim peringkat ke-119 dunia, itu tidak mudah ataupun tak logis. Yang kedua, Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen akan berusaha merekrut pemain lokal ke tim U-23 dan U-20. Yang ketiga, menarik lebih banyak pemain kompetitif ke level ini di negara dengan 280 juta penduduk dalam jangka panjang," jelas Pastoor.
Dengan pemecatan Kluivert dan rombongan Belanda lainnya, termasuk Pastoor, PSSI harus bergerak cepat mencari pelatih baru Timnas Indonesia. Nama-nama, seperti Jesus Casas, Frank de Boer hingga Timur Kapadze, dirumorkan sebagai kandidat calon pelatih baru Skuad Garuda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ziggo Sport