Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 08:14 WIB

Disanksi IOC Gegara Tolak Visa Atlet Israel, Menpora: Kami Berpegang pada Tanggung Jawab Konstitusional

Disanksi IOC Gegara Tolak Visa Atlet Israel, Menpora: Kami Berpegang pada Tanggung Jawab KonstitusionalKetua PSSI sekligua Menpora Erick Thohir (instagram @erickthohir)

INDOZONE.ID - Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi merekomendasikan seluruh federasi olahraga dunia untuk tidak menggelar acara di Indonesia.

Langkah ini diambil setelah pemerintah Indonesia menolak penerbitan visa bagi atlet Israel yang dijadwalkan tampil di Kejuaraan Dunia Senam di Jakarta. 

Keputusan tersebut diumumkan IOC pada Rabu (23/10/2025) dan langsung menjadi sorotan dunia olahraga internasional.

Baca juga: Sempat Diejek Igor Tudor, Bagaimana Como Bertransformasi Jadi Kekuatan Baru di Serie A?

Penolakan Visa Dinilai Langgar Prinsip Olimpiade

Dalam pernyataan resminya, IOC menilai tindakan pemerintah Indonesia melanggar prinsip non-diskriminasi yang menjadi dasar Piagam Olimpiade.

Prinsip ini menegaskan bahwa setiap atlet, tanpa memandang kebangsaan, keyakinan, atau pandangan politik, berhak berpartisipasi dalam ajang olahraga internasional.

“Kami sangat menyesalkan keputusan pemerintah Indonesia yang menolak visa bagi atlet Israel. Tindakan ini bertentangan dengan semangat dan Piagam Olimpiade yang menjunjung kesetaraan,” ujar juru bicara IOC seperti dikutip dari Reuters.

Akibat keputusan tersebut, IOC meminta federasi olahraga global meninjau ulang seluruh agenda dan kejuaraan yang dijadwalkan di Indonesia hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: Persib Bandung Tak Terbendung, Tumbangkan Selangor FC 2-0 di AFC Champions League 2

Dampak Serius bagi Olahraga Indonesia

Rekomendasi IOC ini membawa dampak besar terhadap reputasi Indonesia di mata dunia.

Sejumlah federasi internasional kini mempertimbangkan kembali rencana penyelenggaraan kejuaraan di Tanah Air, termasuk beberapa even pra-kualifikasi menuju Olimpiade 2028.

Tak hanya itu, pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2036 juga resmi dihentikan sementara.

IOC menegaskan, status tersebut baru dapat dipulihkan jika pemerintah Indonesia memberikan jaminan tertulis bahwa semua atlet dari negara mana pun akan diperlakukan setara tanpa diskriminasi.

Baca juga: Kekesalan Fans Meledak ke Mohamed Salah meski Liverpool Bantai Eintracht Frankfurt 5-1 di Liga Champions

Respon Tegas Pemerintah Indonesia

Menanggapi sikap IOC, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan pemerintah berdasarkan prinsip Undang-Undang Dasar 1945 dan tanggung jawab konstitusional dalam menjaga kepentingan nasional.

“Sikap pemerintah Indonesia murni didasarkan pada prinsip UUD 1945. Kami berpegang pada tanggung jawab konstitusional untuk menjaga keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan publik dalam setiap penyelenggaraan event internasional,” tegas Erick Thohir dalam keterangan resminya.

Erick juga menegaskan bahwa langkah tersebut tidak lepas dari posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung perdamaian dunia, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

“Langkah ini sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan nilai-nilai dasar UUD 1945, termasuk kewajiban negara untuk berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dunia,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters, Kemenpora

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Disanksi IOC Gegara Tolak Visa Atlet Israel, Menpora: Kami Berpegang pada Tanggung Jawab Konstitusional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!