Virgil Van Dijk saat bermain di Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, memanggil para pemain untuk menggelar pertemuan tim setelah kekalahan dari Manchester United pada Minggu 19 Oktober 2025.
Meski begitu, Van Dijk menegaskan pertemuan tersebut bukanlah bentuk kepanikan atau tanda krisis di dalam skuad The Reds. Kekalahan 1-2 di Anfield menjadi hasil buruk keempat secara beruntun bagi Liverpool pada musim ini.
Hasil tersebut membuat tim asuhan Arne Slot harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara Premier League, tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Baca juga: Ruben Amorim Bocorkan Cara Manchester United Kalahkan Liverpool di Anfield
Van Dijk mengakui suasana di pusat latihan Kirkby pada Senin 20 Oktober 2025, terasa berat setelah rentetan hasil negatif.
Namun, pertemuan itu dilakukan agar para pemain bisa berbicara secara terbuka, mengenai performa tim dan mencari solusi bersama untuk bangkit dari keterpurukan.
“Pada Senin, semua orang sedih karena kami kalah dari United di kandang. Kami jarang kalah di Anfield selama saya di Liverpool,” ujar Van Dijk kepada wartawan.
Menurut Van Dijk, pertemuan yang dipimpinnya bukanlah tanda darurat atau kepanikan, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai kapten untuk menjaga kekompakan tim.
“Situasinya memang sulit, jadi kami memutuskan untuk berkumpul. Tapi itu bukan pertemuan krisis. Kami tahu situasi bisa berubah kapan saja, ini baru bulan Oktober,” ujarnya.
Baca juga: Performanya Menurun, Mohamed Salah Dinilai Sudah Gak Layak Jadi Pilihan Utama di Liverpool
Van Dijk menjelaskan, bahwa selain evaluasi bersama Arne Slot, ia juga mengadakan pertemuan internal antara pemain.
Tujuannya agar para pemain bisa menyampaikan pendapat mereka secara jujur dan membangun kembali semangat tim.
Hal ini menurutnya tidak dilakukan setiap saat, tetapi penting dalam situasi seperti sekarang, agar moral tim kembali meningkat.
Tren negatif Liverpool akhirnya terhenti pada Rabu 22 Oktober 2025, ketika mereka menang telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions. Kemenangan tersebut menjadi angin segar bagi tim setelah sebulan tanpa hasil positif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian