Calvin Verdonk bertanding lawan Bahrain. (Instagram/@c.verdonk)
INDOZONE.ID - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mengakui bahwa kegagalan skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026 masih meninggalkan luka mendalam bagi seluruh pemain.
Menurutnya, momen tersebut sulit dilupakan karena semua sudah berjuang sekuat tenaga demi membawa Timnas Indonesia mencatat sejarah bermain di piala dunia.
Verdonk merupakan salah satu pemain yang ikut berjuang di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun, perjalanannya bersama Timnas Indonesia tidak berjalan mulus.
Ia hanya tampil satu kali saat menghadapi Irak sebelum akhirnya harus menepi karena cedera saat pemusatan latihan.
Baca juga: Calvin Verdonk Patah Hati Usai Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Sayangnya, perjuangan Timnas Indonesia harus terhenti setelah menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
Kekalahan itu membuat langkah Skuad Garuda terhenti, meski peluang lolos sebenarnya sudah sangat dekat. Impian besar untuk tampil di Piala Dunia pun kembali harus ditunda.
Calvin Verdonk menyadari bahwa laga-laga tersebut merupakan ujian berat bagi Timnas Indonesia. Menurutnya, bersaing di Asia menuju piala dunia membutuhkan kerja keras luar biasa dan fokus penuh sepanjang pertandingan.
“Kami menjalani jeda internasional yang benar-benar sulit. Dua pertandingan di Arab Saudi sangat berat bagi kami,” ujar Calvin Verdonk dalam wawancara di kanal YouTube LOSC Lille.
Ia menambahkan, dua kekalahan tersebut memberikan dampak besar terhadap kondisi mental pemain.
Setiap pemain, kata Verdonk, memiliki mimpi yang sama untuk membawa Indonesia berlaga di Piala Dunia, sehingga kegagalan kali ini terasa sangat menyakitkan.
Baca juga: Belum Ada Nama, PSSI Baru Akan Umumkan Pelatih Timnas Indonesia Sebelum FIFA Matchday Maret 2026
Pemain yang kini memperkuat klub LOSC Lille itu juga mengungkapkan bahwa performa tim saat menghadapi Irak jauh dari kata maksimal. Ia tidak menutup mata bahwa Timnas Indonesia sebenarnya bisa tampil lebih baik.
“Melawan Irak, saya merasa kami tidak berjuang cukup keras. Jadi, ya, tentu saja ada rasa kecewa,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube: LOSC Lille