Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 16:00 WIB

Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih Bungkam

Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih BungkamKantor AFC di Arab Saudi (Website/AFC)

INDOZONE.ID - Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih meninggalkan kejanggalan dan kontroversi hingga saat ini. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari penunjukkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah pertandingan Round 4.

Padahal, Arab Saudi dan Qatar sendiri berstatus sebagai tim peserta di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika menilik peraturan FIFA untuk regulasi Kualifikasi Piala Dunia zona Asia sendiri saat sudah memasuki Round 4 maka pertandingan tersebut digelar di tempat yang netral.

Alih-alih bermain di tempat netral, kontroversi pun muncul saat FIFA dan AFC menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah untuk pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hal tersebut tentunya menimbulkan protes dari beberapa tim peserta, termasuk Indonesia.

Baca juga: 4 Rekomendasi Pelatih yang Layak Jadi Pelatih Baru Juventus Untuk Gantikan Igor Tudor

Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih BungkamTimnas Indonesia dikalahkan Irak dengan skor 0-1 di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. (REUTERS/Stringer)

Namun, baru-baru ini jurnalis The Athletic, Jacob Whitehead melakukan investigasi terkait kejanggalan pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah.

Kendati begitu, FIFA dan AFC justru kompak untuk bungkam saat menghadapi pertanyaan dari Jacob Whitehead. Menurut laporan The Athletic yang dikutip pada Rabu (29/10/2025), ada beberapa pertanyaan dari Jacob Whitehead yang tidak dijawab oleh perwakilan AFC maupun FIFA. Pertanyaan-pertanyaan tersebut meliputi:

  • Apakah AFC dapat secara terbuka membagikan kriteria dan skor penilaian bidding untuk hak menjadi tuan rumah kualifikasi?
  • Mengapa Arab Saudi dan Qatar diizinkan bermain di kandang, alih-alih di venue netral?
  • Dalam keadaan apa Arab Saudi dan Qatar sama-sama ditetapkan sebagai unggulan teratas?
  • Bagaimana jadwal pertandingan untuk putaran keempat kualifikasi AFC diputuskan?
  • Mengapa para suporter Uni Emirat Arab menerima kuota tiket yang lebih sedikit untuk laga mereka melawan Qatar?
  • Apakah AFC dapat memberikan salinan peraturan lengkap babak kualifikasi tersebut kepada The Athletic?

Keenam pertanyaan yang dilontarkan jurnalis The Athletic tersebut tidak dijawab sama sekali oleh pihak AFC maupun FIFA. Tentu saja, hal ini menimbulkan pertanyaan banyak pihak terkait bungkamnya AFC dan juga FIFA, dan hal itu justru menimbulkan spekulasi orang awam bahwa ada yang salah di tubuh FIFA maupun AFC.

Baca juga: Diisukan Bikin Federasi Tandingan, Presiden JFA Tegaskan Jepang Tak Akan Tinggalkan AFC

Indikasi Kecurangan Laga Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Sudah Terlihat Sejak Awal

Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih BungkamLaga Timnas Qatar vs UEA pada kualifikasi Piala Dunia 2026. (REUTERS/Ibraheem Al Omari)

Adanya indikasi kecurangan pada pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebetulnya sudah terlihat sebelum pertandingan bergulir. Salah satu bukti konkritnya adalah dari segi jadwal pertandingan Round 4 justru cenderung lebih menguntungkan tim tuan rumah yakni Arab Saudi dan juga Qatar, yang mana kedua negara tersebut diberi waktu recovery 6 hari.

Sementara itu, tim peserta lainnya seperti Indonesia, Oman, Irak dan Uni Emirat Arab justru diberi waktu recovery cukup singkat yakni hanya dua hari saja. Hal itu sebetulnya sudah diprotes oleh pelatih Oman, Carlos Queiroz dalam konferensi wawancaranya jelang pertandingan Round 4, yang mana ia menyebut bahwa AFC terlalu memanjakan Qatar dan Arab Saudi.

Indikasi kecurangan lainnya adalah pada pertandingan Round 4 antara Arab Saudi vs Timnas Indonesia, yang mana suporter skuad Garuda dipersulit masuk ke dalam stadion oleh panitia pertandingan dan juga para penggemar Timnas juga hanya diberi jatah 4.000 tiket. Sementara itu, pendukung Arab Saudi diberi jatah 10.000 tiket.

Baca juga: Kiper Inter Milan Josep Martinez Tabrak Lansia 81 Tahun di Italia, Korban Tewas di Tempat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Athletic

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih Bungkam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!