Selebrasi Ruben Amorim saat Manchester United menang. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Ruben Amorim baru-baru ini mengatakan bahwa ada kemungkinan pemain-pemain Manchester United (MU) yang tidak mendapatkan menit bermain reguler akan meninggalkan klub pada jendela transfer Januari mendatang demi bisa tampil di Piala Dunia.
Diketahui, Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee merupakan dua pemain yang minim menit bermain di Manchester United sepanjang musim ini.
Tentu saja, dengan tidak adanya menit bermain reguler, membuat kedua pemain tersebut terancam akan kehilangan tempat untuk Piala Dunia pada musim panas mendatang bersama Inggris dan Belanda.
Manchester United sendiri menolak tawaran untuk Mainoo pada musim panas lalu, dan Amorim kini sedang mempersiapkan diri untuk prospek kedua pemain tersebut untuk mengajukan permintaan transfer pada bursa transfer Januari mendatang.
Baca juga: Juventus Resmi Tunjuk Luciano Spalletti sebagai Pelatih Baru hingga Akhir Musim
"Banyak hal bisa terjadi. Bahkan di klub kami, dan Anda tahu bahwa kami memiliki Piala Dunia, beberapa pemain tidak bermain, mereka akan meminta untuk pergi, jadi saya harus mengatur semuanya," ujar Amorim dalam wawancaranya yang dikutip dari ESPN pada Sabtu (1/11/2025).
Manchester United sendiri sudah menghabiskan biaya transfer sebesar 250 juta Pounds (Rp5,4 triliun) sejak Amorim ditunjuk sebagai pelatih tim setan merah tahun lalu.
Apalagi, Manchester United biasanya lebih sering melakukan sebagian besar transaksi transfer mereka pada musim panas, ketimbang pada jendela transfer Januari.
Amorim juga menegaskan Manchester United fokus membuat keputusan perekrutan jangka panjang, tetapi ia tidak menutup kemungkinan untuk memperkuat skuadnya pada jendela transfer Januari.
Baca juga: Alasan Vinicius Jr Tidak Menyebut Nama Xabi Alonso dalam Permintaan Maafnya kepada Real Madrid
"Kami ingin mendatangkan pemain, semua orang di sini, kami ingin mendatangkan pemain yang kami lihat memiliki masa depan besar di Manchester United," ujar Ruben Amorim dalam wawancaranya.
"Kami tidak hanya membeli satu pemain, karena sekarang di bulan Desember kami merasa membutuhkan pemain seperti ini untuk saat ini. Tidak, ini akan terjadi .... kami ingin membeli pemain yang kami tahu tidak akan sering kami ganti. Jadi, itulah ide kami," tutur pelatih berusia 39 tahun itu melanjutkan.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi tentu saja kami berpikir tentang bagaimana kami dapat meningkatkan tim, dan pada bulan Januari jendela transfer terbuka, kami dapat melakukan sesuatu," ujar mantan pelatih Sporting CP itu menutup wawancara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN