Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 (Instagram/@famalaysia)
INDOZONE.ID - FIFA hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai keputusan banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus pemalsuan data 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Isu tersebut jadi perhatian di kalangan publik sepak bola Malaysia, yang tetap menunggu hasil putusan banding terkait dokumen palsu sejumlah pemain naturalisasi tim Harimau Malaya itu.
Menurut laporan dari New Straits Times, Sabtu (1/11/2025), kuasa hukum FAM Serge Vitoz, awalnya mengatakan bahwa keputusan banding akan diumumkan pada 30 Oktober 2025, setelah Komite Banding FIFA ikut dalam rapat.
"Kami diberitahu hari ini (17 Oktober) bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober 2025 oleh Komite Banding FIFA. Kemungkinan besar keputusan tersebut akan dikomunikasikan kepada pihak-pihak terkait pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya," ujar Serge Vitoz dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu.
Baca juga: Media Vietnam: Tekanan Suporter Jadi Kendala PSSI untuk Mencari Pelatih Baru Timnas Indonesia
Kendati begitu, suporter Timnas Malaysia kecewa ketika FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil banding.
Hasil banding tersebut cukup penting bagi masa depan skuad Harimau Malaya di kancah sepak bola Internasional. Tentunya, ini menimbulkan pertanyaan apakah sanksi tetap berlaku atau dibatalkan.
Jika keputusan tersebut cukup merugikan Malaysia, FAM akan membawa kasus tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk mendapat keadilan dan membela hak serta reputasi negara tersebut.
Diketahui, ketujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terlibat pemalsuan dokumen adalah Facundo Garces, Gabriel Arrocha, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Baca juga: Patung Diego Maradona Diarak Keliling Kota Naples untuk Mengenang Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda
Menurut laporan terbaru dari capitaldenoticias.com.ar, kakek Facundo Garces yaitu Carlos Rogelio Fernandez ternyata bukan kelahiran Penang, melainkan Santa Fe, Argentina.
Tak cuma itu, menurut catatan sipil, nenek buyut Facundo Garces merupakan orang Argentina. Itu berarti pemain Deportivo Alaves itu tidak memiliki garis keturunan Malaysia.
Tentu saja, kasus ini cukup merugikan sepak bola Malaysia, terutama skuad Harimau Malaya yang sedang menjalani Kualifikasi Piala Asia 2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: New Straits Times (NST)