INDOZONE.ID - Publik sepak bola Indonesia tengah dihebohkan oleh kabar terbaru dari Asia Tengah. Timur Kapadze resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Uzbekistan dan kini berstatus bebas kontrak. Kabar tersebut memicu spekulasi kuat bahwa Kapadze bisa menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia yang sedang mencari sosok baru untuk kursi kepelatihan.
Dikutip dari The Guardian, Federasi Sepak Bola Uzbekistan telah mengonfirmasi bahwa masa tugas Kapadze berakhir setelah membawa timnya menembus babak penting di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Kapadze menulis pesan perpisahan penuh emosi.
“Waktu saya bersama tim nasional telah berakhir. Tahun-tahun ini penuh dengan emosi, kemenangan, dan pengalaman yang tak terlupakan,” tulis Kapadze seperti dikutip The Guardian pada Rabu (12/11/2025).
Baca juga: Timur Kapadze: Saya Siap Jadi Pelatih Timnas Indonesia, InsyaAllah!
Sementara itu, laporan TalkSport menyebutkan bahwa dengan status bebas kontrak, Kapadze kini menjadi salah satu pelatih paling menarik di pasar Asia. Ia disebut memiliki pendekatan taktik modern serta filosofi permainan menyerang yang cocok untuk tim dengan ambisi besar seperti Indonesia.
Belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai kemungkinan mendekati Kapadze. Namun, sejumlah pengamat sepak bola menilai peluang Indonesia merekrut pelatih berusia 43 tahun itu cukup terbuka, apalagi jika federasi bergerak cepat sebelum negara lain mengambil langkah.
Baca juga: Timur Kapadze Terharu Dapat Dukungan dari Suporter untuk Melatih Timnas Indonesia
Jika benar bergabung, Kapadze akan menjadi pelatih asal Asia Tengah pertama yang menangani Timnas Indonesia. Rekam jejaknya yang impresif bersama Uzbekistan menjadikannya sosok potensial untuk membawa Garuda tampil lebih kompetitif di level Asia.
Apakah ini akan menjadi awal era baru Timnas Indonesia bersama Timur Kapadze? Publik tentu menantikan langkah konkret PSSI dalam beberapa hari ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian