INDOZONE.ID - Manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo, mengungkapkan, Lucas Paqueta merasa sangat kecewa dan sedih, setelah menerima kartu merah dalam kekalahan 0-2 dari Liverpool pada Minggu 30 November 2025.
Insiden ini menjadi perhatian, karena terjadi pada momen krusial ketika West Ham berusaha mengejar ketertinggalan.
Baca juga: Tidak Adil! Lucas Paqueta Kecam FA Usai Kartu Merah di Laga West Ham vs Liverpool
Paqueta menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu satu menit karena protes keras kepada wasit Darren England ketika pertandingan menyisakan sekira 10 menit.
Meski rekan setimnya telah mencoba menenangkan, gelandang asal Brasil itu tetap memprotes hingga akhirnya diusir dari lapangan.
Setelah pertandingan, Paqueta melontarkan kecaman terhadap FA. Ia menuduh, Asosiasi Sepak Bola Inggris itu tidak memberikan dukungan psikologis selama penyelidikan dugaan pengaturan skor yang pernah menjeratnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada rekan satu tim dan para pendukung. Akan tetapi, ia tetap merasa bahwa tindakannya di pertandingan tersebut tidak pantas diganjar kartu merah.
Baca juga: Enzo Maresca Sebut Kartu Merah Liam Delap Sebagai Tindakan Bodoh dan Memalukan
Pada Juli 2025, Paqueta dinyatakan bebas dari empat tuduhan pengaturan skor, setelah melalui proses panjang.
Sebelumnya, ia bahkan menghadapi risiko larangan bermain seumur hidup. Akan tetapi, sejak awal, ia menegaskan tidak terlibat dalam tuduhan tersebut.
“Saya sudah berbicara dengan Lucas dan ia meminta maaf kepada rekan-rekannya,” ujar Nuno.
“Ia sedang tidak baik-baik saja dan tengah berjuang menghadapi situasi ini. Ia kecewa, sedih, tetapi menyadari kesalahannya dan ingin melangkah maju," tambahnya.
Nuno menilai, tidak banyak orang memahami tekanan yang kerap dialami pesepak bola profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters