INDOZONE.ID - Lucas Paqueta mengkritik keras Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah menerima kartu merah dalam kekalahan 0-2 West Ham United dari Liverpool di London Stadium, Minggu 30 November 2025.
Bagi Paqueta, insiden tersebut tidak hanya soal keputusan wasit, tetapi juga perlakuan yang diterima dari FA selama dua tahun terakhir.
Baca juga: Sanksi 10 Tahun Menunggu Lucas Paqueta Yang Diduga Terlibat Judi Bola
Gelandang asal Brasil itu menilai FA tidak memberikan dukungan psikologis selama proses penyelidikan dugaan pengaturan skor yang sempat membayangi kariernya.
Situasi tersebut, menurutnya, meninggalkan dampak pada kehidupan dan mentalitasnya.
Paqueta diusir pada menit-menit akhir pertandingan setelah menerima dua kartu kuning beruntun karena memprotes keputusan wasit.
Keputusan itu langsung memicu kontroversi, mengingat sang pemain baru beberapa bulan lalu dinyatakan bebas dari empat tuduhan pengaturan skor oleh FA.
Sebelumnya, Paqueta menjalani penyelidikan yang panjang terkait dugaan upaya sengaja mendapatkan kartu kuning dalam empat laga Premier League.
Proses itu, ditambah insiden kartu merah, membuat pemain 28 tahun tersebut akhirnya menyuarakan kekecewaannya secara terbuka.
“Tidak masuk akal ketika hidup dan karier Anda terpengaruh selama dua tahun tanpa ada dukungan psikologis dari federasi (FA),” tulis Paqueta melalui akun X, Rabu (3/12/2025)
“Perilaku saya mungkin terlihat konyol, tapi itu lahir dari apa yang sudah saya alami, dan tampaknya harus terus saya alami. Maaf jika saya tidak sempurna,” lanjutnya.
Baca juga: Mykhailo Mudryk Terancam Sanksi Empat Tahun oleh FA Akibat Terjerat Kasus Doping
Komentar tersebut disampaikan sebagai respons atas unggahan Sky Sports yang menyoroti tayangan kartu merahnya dengan label “Perilaku yang konyol.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports, Amatan Di Media Sosial