Shin Tae-yong saat konferensi pers di Ulsan HD. (Instagram/@shintaeyong7777)
INDOZONE.ID - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru-baru ini dituding pernah menampar salah satu pemain Ulsan HD saat ia menjabat sebagai pelatih.
Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih Ulsan HD pada 5 Agustus 2025 lalu, akan tetapi masa jabatan pelatih berusia 54 tahun bersama Ulsan tidaklah lama.
Pada Oktober 2025 lalu, ia resmi diberhentikan sebagai pelatih karena rentetan hasil buruk yang diterima Ulsan HD.
Tidak cuma soal performa tim, dipecatnya Shin Tae-yong sebagai pelatih Ulsan HD juga karena gaya kepelatihannya yang keras. Sehingga, hal itu tidak cocok bagi para pemain Ulsan.
Namun dua bulan setelah pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Ulsan HD, justru menyisakan drama di internal tim.
Hal itu lantaran salah satu pemain Ulsan Jung Seung-hyun, baru-baru ini mengaku pernah ditampar oleh mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.
Baca juga: Diogo Dalot Bangga Bisa Capai 150 Pertandingan Premier League Bersama Manchester United
Jung Seung-hyun saat perkuat Ulsan HD (Instagram @seunghyunjung15)
Hal tersebut diungkapkan Jung, setelah pertandingan terakhir Ulsan HD melawan Jeju United di ajang K1 League pada Minggu (30/11/2025).
"Banyak orang yang melihat rekaman itu (tamparan Shin Tae-yong) telah menyampaikan kekhawatiran mereka. Orang tua saya pasti akan marah ketika mereka melihatnya," ujar Jung Seung-hyun, dikutip dari Washington Post pada Senin (1/12/2025).
Lebih lanjut, pemain berusia 31 tahun ini juga merasakan, gaya kepelatihan Shin Tae-yong tidak sesuai dengan budaya di klub K1 League tersebut.
"Rasanya tidak enak. Ada beberapa momen ketika saya berpikir, ‘Apakah ini benar?’ Ini tidak sesuai dengan zaman yang kita jalani," ujar pemain berusia 31 tahun itu menambahkan.
Baca juga: Thomas Frank Kecam Suporter Tottenham Hotspur yang Soraki Guglielmo Vicario karena Blunder
Tak dipungkiri memang, jika gaya kepelatihan Shin Tae-yong dikenal keras dan tegas. Akan tetapi, dibalik ketegasan STY itu, justru mampu menggembleng para pemain agar bisa tampil baik dan bisa berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Washington Post