Shin Tae-yong saat konferensi pers di Ulsan HD. (Instagram/@shintaeyong7777)
INDOZONE.ID - Media Korea Selatan mengungkap alasan di balik keputusan Ulsan HD memecat Shin Tae-yong, hanya dua bulan setelah ia ditunjuk sebagai pelatih kepala.
Diduga, masalah komunikasi dengan para pemain menjadi faktor utama pemecatan tersebut.
Juara bertahan K-League 1 itu secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Shin Tae-yong melalui akun Instagram klub pada Kamis (9/10/2025).
“Pelatih Shin Tae-yong telah mengakhiri kontraknya dengan klub dan mengambil tanggung jawab atas performa buruk tim. Direktur muda Noh Sang-rae akan bertugas sebagai pelatih interim,” tulis pernyataan resmi Ulsan HD.
Baca juga: Setelah Tinggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ingin Bawa Ulsan HD Kembali Berjaya
Pemecatan ini menandai berakhirnya masa jabatan singkat Shin Tae-yong yang baru dimulai pada awal Agustus.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu awalnya dipercaya mampu mengembalikan kejayaan Ulsan, setelah performa klub menurun pada paruh pertama musim.
Kepulangan Shin Tae-yong ke Korea Selatan juga sempat disambut hangat oleh para penggemar sepak bola Negeri Ginseng. Hal ini karena ia kembali melatih di dalam negeri setelah 13 tahun berkarier di luar Korea Selatan.
Saat diperkenalkan pada 5 Agustus lalu, Shin Tae-yong datang membawa secerca harapan. Ia dikenal memiliki pengalaman mengesankan, pernah menangani Seongnam Ilhwa (kini Seongnam FC), Timnas Korea Selatan U-20, hingga tim senior di Piala Dunia 2018.
Debutnya bersama Ulsan berjalan cukup baik. Timnya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jeju SK, hasil yang membuat para suporter optimistis dengan masa depan tim di bawah arahannya.
Baca juga: Media Korsel Sorot Perbedaan Sikap PSSI ke Partick Kluivert dan STY
Namun, performa Ulsan kemudian menurun drastis. Dalam tujuh laga berikutnya, klub gagal meraih satu pun kemenangan dengan catatan empat kekalahan dan tiga hasil imbang.
Akibatnya, Ulsan terperosok ke posisi ke-10 klasemen sementara dan terancam masuk ke Zona Final B, wilayah kompetisi yang identik dengan pertarungan menghindari degradasi.
Tak hanya Shin Tae-yong yang memutuskan pergi, CEO Ulsan Hd, Kim Kwang-guk juga ikut mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas menurunnya performa tim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sports Chosun