Pelatih Gerald Vanenburg beri instruksi pada Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, ogah dibandingkan dengan Shin Tae-yong (STY) usai gagal membawa Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 usai dikalahkan 0-1 oleh Korea Selatan (Korsel) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), dalam partai pamungkas Grup J, pada Selasa 9 September 2025.
Dalam pertandingan itu, Garuda Muda mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 54 persen. Kendati begitu, tim besutan Gerald Vanenburg tersebut gagal mencetak gol, bahkan tak mencatatkan satu pun shots on target.
Di sisi lain, Korea Selatan tampil begitu efektif pada pertandingan semalam. Meski tidak mendominasi, Taegeuk Warriors mampu mencetak gol melalui sepakan Hwang Do-yoon pada menit 7.
Baca juga: Jika Latih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025, Gerald Vanenburg Minta TC Jangka Panjang
Timnas Indonesia U-23 sebelum lawan Korsel. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Kegagalan lolos ke Piala Asia U-23 merupakan sebuah penurunan bagi Timnas Indonesia U-23. Sebab, Garuda Muda merupakan semifinalis pada edisi 2024.
Tak ayal, para penggemar Timnas Indonesia U-23 kecewa dengan kegagalan Kadek Arel dan kolega untuk lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Saat disinggung soal Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai pertandingan, Gerald Vanenburg ogah dibandingkan dengan pelatih asal Korea Selatan itu. Bahkan, legenda Timnas Belanda itu juga menegaskan, timnya sudah bermain cukup bagus.
"Sulit memang untuk mencari sisi positif saat menelan kekalahan, tapi kalau jika dilihat dari pertandingan hari ini, kami sudah bermain cukup bagus, kami juga tidak bertahan total, kami bisa bermain dan membongkar pertahanan lawan serta menciptakan peluang. Memang lawan yang kita hadapi lebih kuat secara fisik dan mental. Kita masih kalah disitu terutama pada menit-menit akhir," kata Gerald Vanenburg dalam konferensi pers, dikutip dari pers rilis yang diterima INDOZONE, Rabu (10/9/2025).
Lebih lanjut, Gerald Vanenburg juga menyinggung Shin Tae-yong yang sudah melatih Timnas Indonesia selama 5 tahun (2020-2025). Ia ingin melihat cara Shin Tae-yong meramu Timnas Indonesia U-23 versi sekarang, lalu membandingkan apakah taktiknya lebih baik atau tidak.
"Kalau misalnya pelatih sebelumnya (Shin Tae-yong) melatih tim ini dan mendapatkan jangka waktu yang sama, saya ingin melihat bagaimana dia meramu timnya dan apakah lebih baik dari ini," ujar pelatih berusia 61 tahun itu menambahkan.
Tak bisa dipungkiri, selama Shin Tae-yong melatih Timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur, ia telah mengangkat derajat sepak bola Indonesia di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release