Xabi Alonso saat melatih di Real Madrid. (REUTERS/Ana Beltran)
INDOZONE.ID - Menjelang laga fase grup Liga Champions melawan Manchester City pada Kamis (11/12/2025) pukul 03.00 WIB, Xabi Alonso memasuki periode menentukan dalam masa kepelatihannya di Real Madrid.
Performa Real Madrid yang tengah menurun membuat tekanan terhadap Alonso semakin besar, tetapi manajer asal Spanyol itu tetap tenang dan yakin bahwa Real Madrid masih memiliki kemampuan untuk bangkit.
Kekalahan 0-2 dari Celta Vigo pada Minggu (7/12/2025) menambah tekanan setelah Los Blancos harus bermain dengan sembilan pemain akibat kartu merah untuk Fran Garcia dan Alvaro Carreras.
Situasi tersebut berdampak pada posisi Real Madrid yang kini berada di peringkat kedua La Liga dengan 36 poin, tertinggal empat poin dari Barcelona.
Baca juga: Joan Laporta Dukung Keputusan Ronald Araujo untuk Cuti Sejenak dari Barcelona
Masalah Real Madrid tidak berhenti di situ. Hingga delapan pemain kunci berpotensi absen untuk pertandingan melawan Manchester City di Santiago Bernabéu.
Kylian Mbappé yang menjadi top skor klub di La Liga dan Liga Champions musim ini, absen dalam latihan pada Selasa (9/12/2025) karena cedera otot.
Kehilangan Mbappé menambah panjang daftar cedera yang sudah meliputi Dani Carvajal, Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, Eder Militao, David Alaba, Ferland Mendy, dan Eduardo Camavinga.
Baca juga: Xabi Alonso Kagum dengan Performa Luar Biasa Kylian Mbappe di Real Madrid
Dalam konferensi pers, Alonso tetap berbicara dengan nada optimistis.
“Sepak bola bisa berubah dengan cepat, baik ke arah yang positif maupun negatif. Setelah laga melawan Celta, kami sudah menarik kesimpulan,” ujarnya.
“Sekarang fokus kami hanya pada City. Ini Liga Champions, kami bermain di Bernabéu. Energinya akan berbeda dan itu yang kami pikirkan,” tambahnya.
Baca juga: Rentetan Hasil Buruk, Xabi Alonso Desak Real Madrid untuk Bangkit Lawan Manchester City
Saat ditanya mengenai posisinya yang mungkin terancam, Alonso merespons dengan ketegasan seorang manajer berpengalaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters