Pep Guardiola saat di Manchester City. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Pep Guardiola memuji mentalitas para pemain Manchester City setelah mereka bangkit dan menang 2-1 atas Real Madrid di Liga Champions, pada Kamis (11/12/2025), dini hari WIB.
Dalam 30 menit pertama, City harus bekerja keras menghadapi tekanan dari Real Madrid yang bermain di Santiago Bernabeu. Tim asuhan Xabi Alonso bermain agresif sehingga City bertahan lebih dalam.
Kondisi ini sempat membuat The Citizens kewalahan, terutama ketika Rodrygo memanfaatkan peluang dan membawa Madrid unggul lebih dulu.
Namun, City menunjukkan respons cepat. Gol Nico O'Reilly mengembalikan momentum, sebelum Erling Haaland memastikan kebangkitan City.
Baca juga: 5 Fakta Kemenangan Man City atas Real Madrid di Bernabeu: Penalti Haaland Jadi Sorotan!
Guardiola mengakui, bahwa timnya kalah di awal pertandingan. Meski demikian, ia menilai mentalitas para pemain menjadi faktor utama yang membuat City mampu membalikkan situasi tidak menguntungkan.
Selepas unggul, City tampil lebih percaya diri dan mengendalikan permainan. Jeremy Doku dan Phil Foden memberikan ancaman terus-menerus ke pertahanan Madrid, terutama pada babak kedua.
Guardiola pun secara khusus memuji kontribusi Doku yang tampil mengesankan.
Baca juga: Meski Menang 1-2, Pep Guardiola Akui Real Madrid Selalu Sulitkan Manchester City
“Kami sudah beberapa kali bermain di sini dan tampil lebih baik daripada hari ini, tetapi tidak menang,” ujar Guardiola mengenai pengalaman sebelumnya di Bernabeu.
“Dalam 25 menit pertama, hingga gol Nico, mereka jauh lebih baik dari kami. Saya menerima itu, tetapi saya tahu kami harus tampil lebih baik," tambahnya.
Guardiola menyadari bahwa memasuki Februari dan Maret, apabila City lolos ke fase berikutnya, standar permainan yang dibutuhkan akan jauh lebih tinggi.
Fakta Kemenangan Man City atas Real Madrid di Bernabeu. (Foto: Instagram @realmadrid)
Guardiola menilai Real Madrid tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya, terutama saat City kehilangan bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters