Presiden La Liga, Javier Tebas. (REUTERS/Paul Hanna)
INDOZONE.ID - Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali menegaskan ambisinya untuk menggelar pertandingan La Liga di luar Spanyol.
Kali ini, Arab Saudi masuk dalam pilihan, meski rencana serupa sebelumnya menuai penolakan keras dari sejumlah klub La Liga.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi globalisasi La Liga untuk memperluas jangkauan pasar internasional dan meningkatkan nilai komersial kompetisi.
Tebas menilai, bermain di luar negeri merupakan kesempatan besar untuk memperkuat daya tarik La Liga diluar Spanyol, terutama di Timur Tengah.
“Penyelenggaraan pertandingan La Liga di luar negeri tetap menjadi tujuan kami. Kami semakin dekat untuk mewujudkannya dan berharap bisa segera terlaksana,” ujar Tebas saat menghadiri World Football Summit di Riyadh.
Saat ini, FIFA disebut sedang membahas kemungkinan regulasi baru yang memungkinan digelarnya pertandingan liga domestik di luar negara asal.
Meski aturan tersebut belum ditetapkan, La Liga disebut akan terus mendorong wacana ini agar dapat segera terealisasi.
Sebelumnya, La Liga sempat mengusulkan laga antara Barcelona dan Villarreal digelar di Hard Rock Stadium, Miami, pada Desember lalu.
Namun, rencana tersebut akhirnya batal setelah menuai kecaman dari pemain, klub La Liga, hingga jalur hukum.
Para pengkritik menilai pertandingan liga di luar negeri berpotensi merusak prinsip kandang dan tandang yang selama ini menjadi fondasi kompetisi domestik.
Sebagai bentuk penolakan, para pemain dari berbagai tim bahkan melakukan aksi berdiri diam saat kickoff. Meski begitu, aksi tersebut tidak ditampilkan dalam siaran resmi pertandingan.
Baca juga: Pemain La Liga Lakukan Aksi Diam, Protes Laga Barcelona vs Villarreal di Amerika Serikat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diario AS