Timnas Indonesia U-22 sebelum lawan Filipina. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
INDOZONE.ID - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand, menuai kritik dari mantan pemain nasional, Greg Nwokolo.
Kritik pria berumur 29 tahun itu pun cukup tajam. Ia menyebut Garuda Muda sempat maju 10 langkah, lalu mundur lagi.
"Pasti kita semua kecewa, kan. Karena kita semua harap timnas bisa lebih baik. Namun, ini sudah terjadi. Kita maju sepuluh langkah dan kemudian mundur lagi," kata Greg, dikutip dari Antara, Jumat (19/12/2025).
Baca juga: Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025 Thailand, Sumardji Juga Heran!
Kekecewaan Greg dan seluruh pencinta sepak bola Tanah Air terhadap Timnas Indonesia U-22, cukup wajar. Apalagi, Garuda Muda kembali mengulangi catatan buruk seperti di SEA Games 2009 Laos.
Kala itu, Garuda Muda juga gugur di fase grup usai kena bantai tuan rumah Laos dan kalah dari Myanmar.
Meski sama-sama gugur di fase grup, nasib Timnas Indonesia U-22 lebih baik. Sebab, mampu meraih satu kemenangan di fase grup.
Tergabung di Grup C bersama Filipina dan Myanmar, Garuda Muda tidak tampil maksimal. Pasukan Indra Sjafri kalah 0-1 dari Filipina, lalu menang 3-1 atas Myanmar.
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-22 finis kedua di klasemen akhir Grup C. Filipina lolos ke semifinal sebagai juara Grup C, sedangkan Timnas Indonesia U-22 berharap lolos sebagai runner up terbaik.
Baca juga: Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025 Thailand, PSSI Pecat Indra Sjafri
Sayangnya, dalam persaingan memperebutkan predikat runner up terbaik, Timnas Indonesia U-22 kalah saing dari wakil Grup B, Malaysia, dalam produktivitas gol.
Timnas Indonesia U-22 pulang ke Tanah Air dengan kepala tertunduk lesu. Buntut dari kegagalan ini, PSSI pun mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara