INDOZONE.ID - Laga Final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol gak cuma soal adu taktik berburu trofi emas, tapi juga panggung duel antargenerasi paling epik abad ini.
Jelang bentrokan sakral di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, sang maestro Lionel Messi akhirnya buka suara soal wonderkid sensasional Spanyol, Lamine Yamal.
Bukan Messi namanya kalau gak berkelas. Kapten Albiceleste ini melempar pujian setinggi langit untuk Lamine, sembari mengenang kembali plot twist takdir berupa foto ikonik mereka berdua belasan tahun lalu.
Akan tetapi, pemain berjuluk La Pulga tersebut juga ngasih warning keras kalau Argentina gak bakal membiarkan Spanyol bersenang-senang!
Baca juga: Takut Siswa Kurang Tidur, Singapura Mundurkan Jam Masuk Sekolah demi Laga Final Piala Dunia 2026
Bagi Messi, Lamine Yamal bukan sekadar lawan biasa di atas lapangan. Status Lamine sebagai bintang masa depan Barcelona, klub yang membesarkan nama Messi bikin pemain berusia 39 tahun itu punya ikatan emosional tersendiri saat membicarakannya.
"Lamine adalah pemain yang luar biasa. Saya berharap dia terus berkembang, karena dia bermain untuk klub yang saya cintai. Saya selalu menginginkan yang terbaik untuk klub itu, dan tentu juga yang terbaik untuknya," ujar Messi dengan hangat.
Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Lamine dinilai Messi punya modal besar untuk mengukir sejarah baru di dunia sepak bola.
"Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Di usia 19 tahun, dia masih memiliki seluruh karier di depannya. Dia memiliki peluang besar untuk meraih sesuatu yang bersejarah."
Salah satu topik yang bikin jagat medsos heboh belakangan ini adalah viralnya foto jadul Messi saat memandikan Lamine Yamal yang masih bayi dalam sebuah acara amal tahun 2007. Messi sendiri mengaku masih kehabisan kata-kata kalau melihat takdir magis tersebut.
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya, karena jika dia sukses, itu juga akan menjadi hal yang baik bagi Barcelona. Melihat kembali foto itu benar-benar terasa luar biasa. Hidup memang penuh kejutan. Saya pernah berfoto dengannya saat dia masih bayi, dan sekarang kami berdua akan saling berhadapan di Piala Dunia. Sungguh, itu sesuatu yang sulit dipercaya," kenang Messi.
Meskipun sayang banget sama Barcelona dan Lamine, Messi menegaskan bahwa di atas lapangan hijau, profesionalisme dan ambisi mempertahankan gelar juara dunia adalah harga mati. Hubungan emosional bakal ditepikan selama 90 menit demi membawa Argentina back-to-back juara.
Messi secara terbuka membeberkan bahwa tim analis taktis Argentina sudah menyiapkan strategi khusus untuk mematikan pergerakan Lamine dan memutus aliran bola skuad La Furia Roja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fox Sports