Pep Guardiola saat melatih di Manchester City. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
INDOZONE.ID - Pep Guardiola kembali menegaskan standar tinggi yang ia terapkan di Manchester City.
Meski timnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas West Ham United pada Sabtu (20/12/2025), sang pelatih menilai performa City belum sepenuhnya layak untuk menjadi pesaing utama gelar Premier League musim ini.
Hasil tersebut membuat Manchester City menempel ketat Arsenal di puncak klasemen dengan selisih dua poin.
Namun, bagi Guardiola, kemenangan semata tidak cukup jika tidak dibarengi peningkatan kualitas permainan.
“Saya mengatakan kepada para pemain, ‘Selamat Natal, tetapi itu tidak cukup jika kami tidak memperbaiki permainan,’” kata Guardiola.
Baca juga: Pep Guardiola Bantah Rumor Akan Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim
Guardiola mengakui posisi City di papan atas klasemen merupakan hal positif. Meski begitu, ia menegaskan bahwa permainan timnya belum berada pada standar yang ia inginkan.
“Senang berada dekat dengan puncak, tetapi kami harus memperbaiki permainan. Itu pesan saya kepada mereka,” ujarnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut menilai bahwa konsistensi dan detail kecil akan menjadi pembeda dalam persaingan Premier League yang sangat ketat.
Menurutnya, setiap tim papan atas memiliki kualitas yang sama kuat, sehingga kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam perburuan gelar.
Baca juga: Manchester City Bungkam Crystal Palace 3-0, Pep Guardiola Akui Masih Banyak yang Perlu Diperbaiki
Di pertandingan melawan West Ham, Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol.
Satu gol lainnya disumbangkan oleh Tijjani Reijnders yang memastikan City meraih kemenangan kedelapan secara beruntun di Premier League.
Meski mencatatkan tren positif, Guardiola tetap menahan pujian. Ia justru menyoroti sejumlah aspek permainan yang masih perlu dibenahi, terutama dalam penguasaan bola dan intensitas permainan sepanjang laga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Manchester Evening News