INDOZONE.ID - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan PSSI belum terima surat resmi pembatalan keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026. Sebelumnya, kabar ini berhembus kencang.
Untuk memastikan keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di ajang multiolahraga terbesar se-Asia itu, Sumardji telah berkoordinasi dengan Departemen Internasional PSSI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Timnas Indonesia U-23 sebelum lawan Mali. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
“Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang,” kata Sumardji kepada pewarta di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Februari 2026, dikutip dari Antara, Kamis (12/2/2026).
Kabar Timnas Indonesia U-23 tidak bisa mengikuti Asian Games 2026 di Jepang, pertama kali dihembuskan oleh media Vietnam. Penyebab ketidakikutsertaan Timnas Indonesia U-23 adalah kegagalan Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Baca juga: Daftar 41 Cabang Olahraga yang Dipertandingkan di Asian Games 2026 Aichi–Nagoya
Menurut pemberitaan media Vietnam itu, AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA) telah sepakat perihal aturan baru.
Aturan anyar tersebut menyatakan tim peserta Asian Game 2026 adalah 16 negara peserta Piala Asia U-23 2026. Oleh sebab itu, keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di ajang tersebut otomatis batal karena aturan baru itu.
Namun, Sumardji masih menunggu kepastian keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 Jepang. Sebab, kewenangan utama keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di ajang tersebut ada di KOI.
“Kami akan terus berkoordinasi karena ini memang ranahnya Komite Olimpiade. Kepastiannya nanti akan segera kami update ke teman-teman media,” ujarnya.
PSSI sejatinya serius dalam mempersiapkan keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026. Itu dibuktikan dengan daftar nama pemain yang telah dikirim sejak dua bulan lalu.
“Entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu. Dari awal memang kami ikut Asian Games, maka ketika muncul informasi ini kami harus memastikan kebenarannya,” kata dia.
Lalu, ia mengaku kabar ketidakikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026, justru didapatkan dari media. Oleh sebab itu, BTN dinilainya perlu melakukan klarifikasi.
“Sampai tadi saya masih menanyakan kepastiannya seperti apa karena kami juga belum mendapatkan informasi yang benar-benar pasti,” ujar Sumardji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara