Selebrasi Xavi Simons setelah mencetak gol di Tottenham Hotspur. (REUTERS/Hannah Mckay)
INDOZONE.ID - Ange Postecoglou baru-baru ini melontarkan pernyataan mengejutkan soal mantan klubnya, Tottenham Hotspur, yang mana pelatih asal Australia itu menyebut bahwa The Lilywhites bukanlah klub besar.
Diketahui, Ange Postecoglou dipecat oleh Tottenham Hotspur pada Juni lalu, setelah 16 hari membawa klub menjuarai Liga Europa 2025/26, yang menjadi trofi pertama klub London Utara itu dalam kurun 17 tahun terakhir.
Hal tersebut menyusul keberhasilannya finish di posisi kelima di musim pertamanya melatih Tottenham Hotspur di musim 2023/24. Namun, performa buruknya pada musim lalu membuat Ange harus kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Tottenham usai finish di posisi ke-17 Premier League musim lalu.
8 bulan kemudian setelah Ange tak menjabat sebagai pelatih spurs, suksesornya Thomas Frank juga baru saja dipecat sebagai pelatih Tottenham Hotspur menyusul rentetan hasil buruknya dalam beberapa pertandingan terakhir. Kini, Cristian Romero dan kolega tercecer di posisi ke-16 Premier League musim ini dan hanya berselisih 5 poin di atas zona degradasi.
Baca juga: PSSI Konfirmasi FIFA Series 2026 Digelar di SUGBK
Ange Postecoglou saat menjuarai Liga Europa bersama Tottenham Hotspur (X/@SpursOfficial)
Baru-baru ini Ange Postecoglou menjadi bintang tamu dalam podcast The Overlap milik Gary Neville, di podcast tersebut ia memberikan uneg-unegnya selama melatih Tottenham Hotspur.
Ia menilai bahwa seandainya dia diberikan lampu hijau oleh petinggi Tottenham Hotspur untuk merekrut pemain yang diinginkannya, mungkin kondisi Spurs pada musim lalu akan memiliki hasil yang cukup berbeda.
Alih-alih untuk mendatangkan pemain berpengalaman dan siap di Premier League, Ange Postecoglou justru diberi kebebasan untuk mendatangkan pemain-pemain muda seperti Archie Gray dan juga Lucas Bergvall.
Hingga akhirnya Ange Postecoglou dengan tegas menyebut bahwa mantan klubnya itu bukanlah klub besar kalau dilihat dari pengeluaran, khususnya dalam struktur gaji.
Baca juga: Thomas Tuchel Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Inggris Hingga 2028
"Apa yang sebenarnya ingin mereka bangun? Mereka telah membangun stadion yang luar biasa, fasilitas pelatihan yang luar biasa. Namun jika Anda melihat pengeluaran, khususnya dalam struktur gaji mereka, mereka bukanlah klub besar,” ujar Ange Postecoglou dalam wawancaranya yang dikutip dari YouTube The Overlap pada Kamis (12/2/2026).
Lebih lanjut, Ange Postecoglou akui bahwa ia menyadari hal itu. Saat timnya mencoba untuk merekrut pemain, justru Ange terpaksa untuk tidak mendatangkan pemain incarannya.
"Saya menyadari hal itu karena ketika kami mencoba merekrut pemain, kami tidak sedang mencari pemain-pemain tersebut. Di akhir tahun pertama saya, kami finis di posisi kelima, dan bagi saya, bagaimana Anda bisa beralih dari posisi kelima ke posisi yang benar-benar menantang?" kata pelatih berusia 60 tahun itu memaparkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube The Overlap