Pelatih Arsenal, Mikel Arteta (Instagram/mikelarteta).
INDOZONE.ID - Jelang laga krusial melawan rival sekota, Tottenham Hotspur, Manajer Arsenal Mikel Arteta meminta anak asuhnya untuk fokus penuh dan tidak tenggelam dalam pencapaian masa lalu.
The Gunners akan bertandang ke markas Spurs pada Minggu (22/2/2026) dalam lanjutan Premier League, dengan misi vital untuk menjaga asa di puncak klasemen.
Peringatan Arteta ini muncul setelah laju Arsenal di puncak sedikit tersendat.
Baca juga: Persib Bandung Latihan Malam Hari di Bulan Ramadhan: Jaga Kondisi Pemain
Dua hasil imbang beruntun melawan Brentford dan Wolverhampton Wanderers membuat keunggulan mereka di puncak klasemen kini tinggal lima poin dari Manchester City di posisi kedua, yang masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.
"Kami punya instruksi yang sangat jelas untuk diri kami sendiri, kami harus hidup di masa kini," tegas Arteta kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
"Apa yang kami lakukan di masa lalu itu hebat, tapi kami harus berada di masa kini dan itu indah. Kami persis berada di posisi yang kami inginkan di setiap kompetisi, tapi masih banyak yang harus diperjuangkan, dan kami harus meraihnya seperti yang kami lakukan dalam tujuh atau delapan bulan terakhir."
Baca juga: Cara Memegang Peluru yang Benar dalam Tolak Peluru: Pemula Wajib Tahu!
Hasil imbang 1-1 melawan tim juru kunci Wolves pada pertengahan pekan lalu menjadi pukulan telak.
Arteta menyebut hasil itu sebagai "kejutan" bagi sistem tim, namun ia menegaskan para pemainnya sangat ingin segera melupakannya.
"Itu adalah kejutan bagi sistem, tapi para penggemar sudah luar biasa mendukung kami. Kami ingin memberi mereka kemenangan tapi tidak bisa. Kami harus move on," ujarnya.
"Kami semua ingin bermain hari ini untuk mengeluarkan perasaan yang ada di perut kami dan menggunakannya dengan cara yang benar. Kami harus menunjukkannya pada hari Minggu."
Baca juga: Cara Memegang Raket dalam Bulutangkis yang Baik dan Benar untuk Pemula
Laga nanti juga akan menjadi ujian menarik karena Tottenham kini dilatih oleh manajer anyar, Igor Tudor, yang baru ditunjuk untuk menggantikan pelatih sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters