Timnas Indonesia usai berlaga di SUGBK (instagram.com/sandywalsh )
INDOZONE.ID – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, ingin kesempatan menggelar FIFA Series 2026 jadi momentum positif bagi Indonesia.
Erick mau Indonesia menunjukkan kapasitas dan kualitas, bahwa mampu jadi tuan rumah ajang sepak bola internasional.
Ragnar Oratmangoen merayakan gol Kevin Diks untuk Timnas Indonesia. (Instagram/@timnasindonesia)
“Kami ingin FIFA Series di GBK menjadi momentum positif. Bukan hanya bagi timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa. Oleh karena itu, kesiapan lapangan dan fasilitas lainnya sudah dipersiapkan sebaik mungkin,” ujar Erick di Jakarta, dikutip pada Rabu (25/3/2026).
Kamu harus tahu, FIFA Series 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 27 dan 30 Maret mendatang.
Baca juga: Ada Elkan Baggott, Skuad Garuda Mulai Ngumpul di Jakarta Jelang FIFA Series 2026
Di turnamen ini, Timnas Indonesia akan bersaing dengan Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria.
Lawan pertama Timnas Indonesia adalah Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Jika menang, Timnas Indonesia akan melawan pemenang pertandingan Kepulauan Solomon kontra Bulgaria pada 30 Maret 2026.
FIFA Series 2026 bukan cuma kesempatan emas bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah, melainkan juga peluang bagi John Herdman untuk unjuk gigi.
John Herdman ditunjuk sebagai Pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2026. FIFA Series merupakan ajang kompetitif pertama John Herdman sebagai juru taktik Skuad Garuda.
Baca juga: Klub Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Persija atau Persib?
Wajah baru Timnas Indonesia bersama John Herdman akan ditampilkan pada turnamen ini. Erick yakin John Herdman bisa memberikan yang terbaik di FIFA Series 2026.
Ia berkaca pada rekam jejak John Herdman yang pernah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen.
“Coach Herdman punya rekam jejak yang jelas. Dia membangun Kanada dari tim yang tidak diperhitungkan hingga tampil di Piala Dunia. Kami berharap pengalaman itu bisa membawa energi baru bagi Timnas Indonesia,” pungkas Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pers Rilis