Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 APRIL 2026 • 13:35 WIB

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Italia Disebut Kurang Pemimpin dan Gak Percaya Pemain Muda!

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Italia Disebut Kurang Pemimpin dan Gak Percaya Pemain Muda!Hertha Berlin resmi depak Jurgen Klinsmann dari manajemen klub. (REUTERS/Leon Kuegeler)

INDOZONE.ID - Legenda Timnas Jerman, Jurgen Klinsmann baru-baru ini sebut bahwa Italia cukup kekurangan sosok pemimpin sehingga hal tersebut dinilai sebagai penyebab utama Gli Azzurri tidak lolos ke Piala Dunia 2026.

Diketahui, Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia usai mereka dikalahkan oleh Bosnia-Herzegovina dengan skor 4-1 melalui babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu pada laga final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Rabu (1/4/2026) dini hari lalu.

Tentu saja kekalahan atas Bosnia di final playoff, membuat Italia dipastikan absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya pada edisi 2018 dan 2022 mereka juga gagal lolos.

Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 tentunya menjadi sorotan banyak pihak, salah satunya adalah legenda Timnas Jerman yaitu Jurgen Klinsmann.

Baca juga: Jadwal Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Usai Brunei, Siapa Lawan Selanjutnya?

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Italia Disebut Kurang Pemimpin dan Gak Percaya Pemain Muda!Timnas Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun usai kalah adu penalti oleh Bosnia & Hergezovina. (REUTERS/Matteo Ciambelli)

Dalam wawancaranya, mantan pemain Inter Milan itu menyebut bahwa Italia kekurangan sosok pemimpin dan juga kurang pemain yang berani untuk melewati lawan serta tidak percaya pada potensi yang dimiliki oleh pemain muda.

"Italia menanggung akibat dari kurangnya sosok pemimpin, kurangnya pemain yang berani melewati lawan, dan kurangnya kepercayaan terhadap pemain muda," ujar Jurgen Klinsmann dalam wawancaranya yang dikutip dari Rai Sport pada Selasa (7/4/2026).

Klinsmann juga mengatakan bahwa pemain muda seperti Lamine Yamal atau Jamal Musiala mungkin akan dikirim ke Serie B jika memperkuat Italia untuk mencari pengalaman. Belum lagi, masih banyak pelatih yang bekerja dengan tujuan untuk tidak kalah.

"Di Italia, pemain seperti Yamal dan Musiala mungkin akan dikirim ke Serie B untuk 'mencari pengalaman'. Terlebih lagi, masih banyak pelatih saat ini yang bekerja dengan tujuan untuk tidak kalah, alih-alih berusaha menang dengan segala cara. Dan inilah hasilnya," tutur Klinsmann memaparkan.

Baca juga: Alvaro Arbeloa Tegaskan Real Madrid Siap Hadapi Tekanan Bayern Munich

Tentu saja, dari pernyataan Jurgen Klinsmann ini, sudah saatnya federasi sepak bola Italia alias FIGC untuk berbenah dan mulai percaya dengan sistem regenerasi.

Sebelumnya, legenda Italia Roberto Baggio telah mengajukan visi misinya untuk sepak bola Italia ke federasi. Akan tetapi, gagasan tersebut ditolak mentah-mentah oleh FIGC.

Buntut kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 tentunya cukup berpengaruh bagi tubuh sepak bola Italia sendiri, yang mana Gabriele Gravina mundur dari jabatannya sebagai presiden FIGC, Gianluigi Buffon mundur sebagai kepala delegasi, hingga yang terbaru Gennaro Gattuso mundur sebagai pelatih Timnas Italia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: RAI Sport

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Italia Disebut Kurang Pemimpin dan Gak Percaya Pemain Muda!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!