INDOZONE.ID - Jurnalis asal Belanda, Johan Darksen merasa heran klub sebesar Ajax Amsterdam bisa membeli kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Diketahui, Maarten Paes bergabung dengan Ajax pada Februari lalu usai diboyong dari klub MLS, FC Dallas.
Akan tetapi, penampilan Paes di bawah mistar gawang Ajax mendapatkan banyak kritikan, yang mana kiper berusia 27 tahun itu dimulai tidak memiliki kemampuan build-up dengan baik.
Oleh karena itulah, banyak pihak yang merasa aneh klub sebesar Ajax bisa membeli Maarten Paes, salah satu pihak yang merasa heran adalah jurnalis senior asal Belanda, Johan Darksen.
Baca juga: Tarian Terakhir di Amerika: 5 Legenda Gaek yang Bakal Tampil di Piala Dunia 2026
Maarten Paes bisa bela Timnas Indonesia. (Instagram/@maartenpaes)
Darksen mengaku tidak terkesan dengan penampilan Paes saat Ajax kalah 1-2 atas FC Twente. Bahkan, ia sampai mengeluarkan kalimat yang merendahkan kiper Timnas Indonesia itu.
"Maarten Paes, ah, anak muda. Aku melihatnya melakukan sesuatu lagi, dan saat itu aku berpikir: Itulah mengapa kamu memakai sarung tangan. Dia memakai sarung tangan bukan tanpa alasan, Wilfred. Aku bersumpah padamu," ujar Johan Darksen dalam pembicaraannya yang dikutip dari Vandaaginside.nl pada Kamis (9/4/2026).
Johan Darksen kemudian mengeluarkan kata-kata yang merendahkan Maarten Paes, yang mana ia menurut mantan kiper Utrecht itu sebagai kiper tak berguna.
"Dia merupakan kiper cacat. Bagaimana Bisa mereka membelinya, Rene? Jika kamu membutuhkan kiper di Ajax, maka belilah kiper berpengalaman yang duduk di bangku cadangan klub lain. Ini adalah kiper tidak berguna Di Utrecht. Saat itu mereka menyingkirkannya," tutur Darksen menambahkannya.
Baca juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam!
Paes sendiri sejak didatangkan dari Ajax sudah memainkan 6 pertandingan di Eredivisie. Akan tetapi, penampilannya masih mendapatkan kritikan dari pundit di Belanda.
Terbaru, Paes juga mendapat kritikan dari legenda Ajax, Wim Kieft setelah Ajax kalah atas Twente, yang mana pria berusia 62 tahun itu menilai bahwa Maarten Paes gagal menjadi kiper bertipikal build-up.
Tak hanya itu, ia juga merasa heran kepada Paes yang selalu memberikan umpan kepada Josip Sutalo saat membangun serangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vandaaginside.nl