Profil Timnas Inggris (Bernadette Szabo/REUTERS)
INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 tampaknya akan menjadi panggung pembuktian bagi Timnas Inggris, sebagai tim unggulan di turnamen akbar sepak bola dunia 4 tahunan itu.
Yaps, Timnas Inggris akan berpartisipasi untuk ke-17 kalinya, di ajang Piala Dunia pada edisi tahun ini.
Berstatus sebagi tim unggulan dan diisi oleh skuad bertabur bintang, tentunya menjadi modal berharga bagi The Three Lions untuk menuntaskan ambisinya.
Terlebih, selama kurang lebih 60 tahun mereka terpaksa harus puasa menyabet gelar juara.
Inggris terakhir kali mengangkat trofi major adalah pada Piala Dunia 1966 lalu, saat mereka menjadi tuan rumah.
Keberhasilan tersebut tak terlepas setelah mereka mengalahkan Jerman Barat di final dengan skor 4-2, melalui babak perpanjangan waktu.
Setelah menjuarai Piala Dunia 1966, Inggris tidak lagi memenangkan trofi major. Bisa jadi, penampilan terbaik mereka di Piala Dunia setelah kesuksesan di Piala Dunia 1966 adalah, mencapai babak semifinal Piala Dunia 2018 lalu.
Meski begitu di Piala Eropa, Inggris dua kali hampir memenangkan trofi. Akan tetapi, mereka selalu kalah di final Piala Eropa.
Pertama, pada edisi 2020 mereka kalah atas Italia, dan yang kedua kalah atas Spanyol di Euro 2024 lalu.
Tentu saja, dari kegagalan tersebut Inggris bertekad untuk tampil habis-habisan di Piala Dunia 2026. Apalagi, saat ini mereka dilatih oleh Thomas Tuchel, yang siap menanamkan mental juara di skuad Timnas Inggris.
Baca juga: Maybank Marathon 2026: Program RTMM Bantu Pelari Train Smart, Race Safe, Finish Strong
Perjalanan Timnas Inggris menuju putaran final Piala Dunia 2026 sangatlah mulus. Di babak kualifikasi zona Eropa, The Three Lions tampil cukup impresif.
Tergabung di Grup K bersama Albania, Serbia, Latvia dan Andorra, Inggris mampu menyapu bersih pertandingan kualifikasi dengan catatan 8 kemenangan dari 8 pertandingan, tanpa tersentuh kekalahan maupun hasil imbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Transfermarkt, FIFA