Kasper Schmeichel, kiper Leicester dan Denmark. (REUTERS/IAN WALTON)
Setelah sebelumnya dikhawatirkan cedera kepala, kiper Leicester, Kasper Schmeichel akhirnya kembali berlatih bersama tim nasionalnya, Denmark.
Penjaga gawang itu dikhawatirkan cedera usai terlibat insiden tabrakan saat Denmark menang 2-1 atas Islandia di Nations League, Senin (16/11/2020) dini hari WIB.
Kepala Schmeichel bertabrakan dengan lutut Albert Gudmundsson dan tampaknya kehilangan kesadaran sebentar serta diganti pada babak pertama.
Namun, sang pelatih, Hjulmand mengonfirmasi bahwa kini kondisi anak asuhnya itu sudah lebih baik.
“Kasper tidak pernah pingsan. Dia ada di sana sepanjang waktu. Namun, selama jeda, tidak ada keraguan dia tidak boleh terus bermain," kata Hjulmand dikutip dari Goal International.
“Dia terlihat lebih baik setelah pertandingan. Kami berharap tidak ada hal serius yang terjadi pada Kasper.”
Sementara itu, Schmeichel juga memberikan kabar positif pada hari Senin, saat dia kembali berlatih bersama anggota skuad lainnya.
Pemain berusia 34 tahun itu mengatakan dia baik-baik saja dan insiden tabrakan itu terlihat lebih buruk di TV daripada yang sebenarnya.
"Itu lebih demi keamanan atas rekomendasi dokter untuk tidak mengambil risiko," kata Schmeichel.
“Tapi untungnya itu hanya pukulan dan itu tidak seburuk kelihatannya. Saya sudah melihatnya sekarang dan itu terlihat jauh lebih buruk daripada yang sebenarnya. Saya merasa sangat baik pagi ini, tidur nyenyak dan saya siap."
Kondisi baik Schmeichel itu tentu akan melegakan pelatih Leicester, Brendan Rodgers yang sedang menyusun taktik untuk menggulingkan mantan klub asuhannya, Liverpool.
Ya, Leicester akan bertandang ke Anfield akhir pekan nanti.
Tapi sebelum itu, Schmeichel akan lebih fokus pada pertandingan melawan Belgia di Nations League pada hari Rabu.
“Inilah yang kami impikan: kesempatan untuk memenangkan grup ini. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi yang kami nantikan.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: