INDOZONE.ID - Than Quang Ninh FC, sebuah klub sepak bola profesional dari Vietnam, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah menunjukkan perilaku tidak profesional di halaman Facebook resmi mereka.
Klub ini memposting konten yang tidak terkait dengan sepak bola serta mengunggah dua video yang tidak etis, yang secara tidak langsung mengkritik Indonesia atas peristiwa pada tahun 2021.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai motivasi di balik keputusan klub untuk melakukan tindakan yang tidak sejalan dengan standar profesional.
Than Quang Ninh Football Club, juga dikenal sebagai Quang Ninh atau TQN, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Cẩm Phả, Provinsi Quảng Ninh, Vietnam.
Klub ini memiliki sejarah panjang dalam kompetisi sepak bola Vietnam dan terakhir kali berpartisipasi dalam V. Liga 1 pada tahun 2021. Mereka disponsori oleh Vinacomin, perusahaan tambang besar di Vietnam, yang memberikan dukungan finansial penting bagi klub.
Namun, pada tahun 2022, Than Quang Ninh FC mengalami kesulitan keuangan yang serius setelah kehilangan sponsor utama mereka. Akibatnya, mereka dikeluarkan dari kompetisi V-League, meninggalkan para pemain dan staf dalam ketidakpastian mengenai masa depan klub.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2024: Indonesia Ketemu Vietnam di Grup B
Dalam beberapa minggu terakhir, halaman Facebook resmi Than Quang Ninh FC memposting beberapa konten yang tidak terkait dengan aktivitas klub atau sepak bola secara umum. Hal ini mengundang perhatian dan kritik dari penggemar serta pengamat sepak bola.
Puncaknya adalah saat klub mengunggah dua video yang dinilai tidak etis dan secara tidak langsung mengkritik Indonesia terkait peristiwa pada tahun 2021.
Konten tersebut segera menjadi viral dan memicu reaksi negatif dari berbagai kalangan, termasuk para penggemar sepak bola Indonesia dan Vietnam. Banyak yang menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran etika dan profesionalisme, serta tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dipegang oleh sebuah klub sepak bola profesional.
Alasan di balik keputusan klub untuk memposting konten yang tidak profesional ini masih belum diketahui. Beberapa spekulasi beredar di media sosial dan di kalangan pengamat sepak bola.
Beberapa pihak berpendapat bahwa tindakan ini mungkin dilakukan oleh individu atau kelompok yang tidak bertanggung jawab yang memiliki akses ke akun media sosial klub. Ada juga yang menduga bahwa ini bisa menjadi upaya untuk menarik perhatian di tengah situasi keuangan klub yang sulit.
Reaksi terhadap insiden ini sangat beragam. Para penggemar klub menunjukkan rasa kecewa dan marah, mendesak manajemen untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Di sisi lain, pihak otoritas sepak bola Vietnam dan internasional juga mempertimbangkan untuk melakukan investigasi lebih lanjut guna memastikan tidak ada pelanggaran serius terhadap kode etik dan aturan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Facebook/Than Quảng Ninh Football Club