Argentina kalah 1-2 lawan Maroko.
INDOZONE.ID - Argentina menelan kekalahan 1-2 atas Maroko pada laga pembuka Olimpiade Grup B yang berlangsung di stadion Geofforoy-Guichard, Saint Etienne.
Pertandingan berakhir setelah terjadi penghentian pertandingan selama satu jam setengah akibat drama kericuhan penonton dan pengecekan hasil VAR yang menyita waktu lama.
Situasi tersebut turut menyita komentar dari mega bintang Argentina, Lionel Messi. Sehabis pertandingan Messi membuat story di Instagram dengan kata “Insolito” dalam bahasa latin berarti tidak biasa terjadi dalam sebuah pertandingan sepakbola.
Baca Juga: Masih Cedera Ankle, Messi Akan Absen di MLS All Star
Awalnya pertandingan berjalan dengan kondusif dan menarik. Maroko mencetak gol terlebih dahulu melalui dua goal dari Soufiane Rahimi di menit ke 45 dan 49, disusul goal dari Giuliano Simeone, putra manajer Atletico Madrid, Diego Simeone pada menit ke 68.
Di akhir menjelang pertandingan berakhir, kekacauan mulai terjadi. Berawal dari perpanjangan waktu pertandingan hingga 15 menit.
Di menit ke 106, kericuhan penonton mulai pecah akibat keputusan wasit yang mengesahkan gol Cristian Medina memanfaatkan bola muntah hasil dari sundulan pemain Argentina dua kali terkena mistar gawang.
Tim Argentina saat itu mengira bahwa mereka telah mencetak gol penyama kedudukan, dan pertandingan akan berakhir dengan skor imbang 2-2.
Sejumlah penonton berseragam Maroko secara tiba-tiba berlari ke lapangan kemudia dikejar oleh petugas keamanan.
Di lapangan nampak flare yang meledak di dekat bangku pemain cadangan yang membuat para pemain dan official berhamburan keluar dari bangku cadangan sambil
melindungi kepalanya.
Setelah hal tersebut, polisi huru-hara segera masuk ke lapangan untuk mengkondusifkan keadaan.
Pada awalnya pertandingan dinyatakan berakhir, setelah website Olimpiade telah merilis skor akhir pertandingan Argentina vs Maroko berakhir dengan imbang 2-2, dan bahkan kedua tim telah meninggalkan lapangan pertandingan akibat kondisi yang tidak kondusif.
Setelah itu, seluruh penonton yang berada di stadion diminta untuk segera meninggalkan tempat melalui pengeras suara dan pengumuman di layar besar stadion yang bertuliskan “Sesi anda telah berakhir, silahkan menuju ke pintu keluar pertandingan.
Akhir yang kacau benar-benar terjadi ketika pertandingan dimulai kembali setelah 90 menit sejak kejadian yang membuat seluruh pemain dan stadion meninggalkan tempat pertandingan.
Wasit VAR memberikan keputusan bahwa gol kedua argentina dianulir karena offside.
Tidak lama setelah itu, para pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan kembali ke lapangan dengan kondisi stadion tanpa penonton.
Tidak ada kejelasan kenapa pertandingan bisa kembali berlanjut dan kapan keputusan tersebut dibuat. Gol yang akhirnya dianulir terjadi pada menit ke 16 extra time, sementara waktu tambahan yang diberikan oleh wasit hanya 15 menit.
Ketika pertandingan kembali dimulai, wasit asal Swedia Glenn Nyberg berkonsultasi dengan monitor VAR di pinggir lapangan untuk melihat apakah gol penyama kedudukan Argentina sah atau tidak.
Hasil dari VAR menyatakan pemain Argentina, Bruno Amione offside oleh teknologi offside semi otomatis pada situasi sebelum terjadinya gol, akhirnya Argentina kembali tertinggal 2-1 atas Maroko.
Baca Juga: Nicolas Otamendi Jadi Kapten Timnas Argentina di Olimpiade Paris 2024, Akankah Raih Medali Emas?
Hasil dari VAR kemudian diberitahu kepada masing masing tim sebelum kembali memasuki lapangan pertandingan. Pertandingan kemudian kembali dilanjutkan dan berjalan 3 menit sebelum waktu pertandingan benar-benar berakhir dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Maroko atas Argentina.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nytimes