INDOZONE.ID - Luis Enrique enggan jemawa meskipun timnya PSG mampu menyingkirkan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (12/3/2025) dini hari WIB.
Dalam pertandingan leg kedua yang berlangsung di Anfield, PSG berhasil menumbangkan Liverpool melalui babak adu penalt, usai di waktu normal mereka mampu unggul 0-1 yang membuat agregat menjadi 1-1.
Dari agregat tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Namun, selama perpanjangan waktu tidak ada gol tambahan sama sekali, yang membuat pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti.
Di babak tos-tosan tersebut, PSG mampu menang 4-1, dengan Vitinha, Goncalo Ramos, Ousmane Dembele dan Desire Doue, mampu mengeksekusi 4 tendangan penalti dengan baik.
Sementara, The Reds hanya satu kali mengeksekusi penalti dengan baik melalui Mohamed Salah. Sementara, Darwin Nunez dan Curtis Jones gagal mengeksekusi penalti dengan baik.
Baca Juga: Ternyata Ini Tugas Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor Timnas Indonesia, Urus Hulu ke Hilir!
Dari keberhasilan PSG melaju ke babak 8 besar, membuat pelatih Luis Enrique semringah, namun ia enggan larut dalam euforia.
Dalam wawancaranya seusai pertandingan, kemenangan atas Liverpool ini adalah permulaan bagi PSG.
"Ini baru permulaan. Mentalitas kami adalah untuk menjadi lebih baik. Kami menunjukkan kepribadian kami yang kuat, karakter kami, dan kami akan memainkan gaya sepak bola kami, tidak peduli di lapangan mana kami berada," kata Luis Enrique dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari akun X Fabrizio Romano.
"Saya sangat senang, dan tidak tahu harus berkata apa. Bangga dengan tim hebat ini," tutur pelatih berusia 54 tahun itu menambahkan.
Baca Juga: Liverpool FC Tersingkir dari Liga Champions setelah Kalah dalam Penalti Lawan PSG di Anfield
Keberhasilan PSG melaju ke babak 8 besar Liga Champions tentunya menjadi kejutan bagi pecinta sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano