INDOZONE.ID - Olimpiade Paris 2024 dinantikan oleh banyak orang, termasuk para Warga Negara Indonesia (WNI) di Prancis. Raditya, selaku CdM Volunteers Team Paris Olympics 2024, mengatakan WNI di Prancis sangat antusias terhadap Olimpiade Paris 2024.
Mereka juga sangat antusias untuk turut serta mendukung Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah pendaftar yang ingin menjadi relawan untuk mendukung Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Para Relawan Olimpiade Paris 2024 Bersama Tim Indonesia Dan Atlet Indonesia.
Para relawan tidak hanya berasal dari Paris saja, tetapi dari berbagai kota di Prancis, seperti Toulouse, Dijon, Lille, Reims, dll.
Selain itu, banyak WNI yang ingin menonton pertandingan Olimpiade Paris 2024 secara langsung, terutama untuk cabang olahraga yang terdapat atlet dari Indonesia.
Baca Juga: Olimpiade 2024: Cabor Triathlon Ditunda karena Kualitas Sungai Seine Makin Buruk!
Untuk bisa memperoleh tiket pertandingan, WNI rela melakukan war ticket. PPI Paris diwakili oleh Tim Relawan Olimpiade Paris 2024, turut membantu proses war ticket sebagai bentuk solidaritas bersama.
Kemudian, menjual tiket yang diperoleh melalui grup-grup WNI demi membantu para WNI supaya bisa menonton pertandingan secara langsung.
Bagi para WNI di luar negeri, menyaksikan secara langsung para atlet bertanding memunculkan rasa haru dan bangga.
Pada acara Upacara Pembukaan Olimpiade Paris 2024, WNI turut merasakan semangat dan kemeriahan Tim Indonesia.
Sementara itu, kegiatan nobar (nonton bareng) juga diadakan di Rumah Garuda untuk para Tim Relawan maupun Tim Indonesia yang tidak bisa hadir menyaksikan pertandingan secara langsung.
Para relawan Tim Indonesia yang bertugas dan tidak bisa hadir di pertandingan langsung, dapat memantau hasil pertandingan serta menyaksikan pertandingan melalui layar televisi yang disediakan di Rumah Garuda (basecamp kontingen dan Tim Indonesia).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan