INDOZONE.ID - Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA baru-baru ini umumkan bahwa Crystal Palace akan diturunkan ke Conference League meskipun mereka sukses amankan spot Liga Europa usai menjuarai Piala FA musim lalu dengan mengalahkan Manchester City.
Namun, mimpi Crystal Palace untuk bermain di Liga Europa musim depan harus sirna, usai UEFA memutuskan untuk menempatkan The Eagles untuk bermain di Conference League, hal itu disampaikan oleh Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
Menurut laporan Sportskeeda yang dikutip pada Sabtu (12/7/2025), tim asal London Selatan itu harus mengurungkan niatnya untuk bermain di Liga Europa karena aturan UEFA soal kepemilikan ganda klub.
Menurut pasal 5 regulasi soal kompetisi klub UEFA, agar memenuhi syarat untuk kualifikasi pada musim 2025/26, klub harus dapat menunjukkan sejak tanggal 1 Maret bahwa tidak ada individu atau badan hukum yang memiliki kendali atau pengaruh atas lebih dari satu klub dalam kompetisi yang sama.
Tentu saja, perlakuan UEFA cukup berbeda dengan Girona, yang dimana pada musim 2023/24 lalu Girona bisa tampil di Liga Champions padahal pemilik mereka dan Manchester City berada di satu naungan City Football Group (CFG) yang dimiliki oleh Sheikh Mansour.
UEFA Club Financial Control Body (CFCB) menegaskan bahwa pengusaha Amerika Serikat, John Textor merupakan pemilik Lyon dan Crystal Palace. Oleh karena itu, hanya ada satu dari kedua klub tersebut yang bermain di Liga Europa.
Dari hal itu, membuat UEFA memberikan spot Liga Europa kepada Nottingham Forest yang musim lalu finish di posisi ke-7. Namun, pihak Palace juga kabarnya akan ajukan banding.
Lyon sendiri berhak bermain di Liga Europa, karena mereka finish di posisi yang lebih tinggi dari Crystal Palace. Musim lalu, Lyon finish di peringkat keenam Ligue 1. Sementara itu, tim besutan Oliver Glasner itu harus finish di posisi ke-12 Premier League.
Crystal Palace sendiri mampu mengejutkan banyak pihak saat mereka bermain di final Piala FA musim lalu. Mereka sendiri dianggap underdog pada laga final melawan Manchester City. Namun, The Eagles mampu mematahkan prediksi banyak pihak usai mereka memastikan kemenangan 1-0 melalui gol Eberechi Eze.
Diketahui, gelar Piala FA yang mereka dapatkan musim lalu merupakan gelar Piala FA pertama mereka sepanjang sejarah klub, setelah sebelumnya mereka beberapa kali harus puas menjadi runner-up pada Piala FA edisi 1989/90 dan 2015/16.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sportskeeda