INDOZONE.ID - Manchester United telah mengamankan tanda tangan Bryan Mbeumo dengan mahar senilai 71 juta Poundsterling (sekitar Rp1,56 triliun).
Namun, di balik transfer ini, muncul cerita bahwa MU sempat dibuat kesal dengan sikap Brentford selama proses negosiasi.
Kesepakatan ini sebenarnya sudah lama dirancang. Manchester United menyetujui pembayaran biaya awal sebesar 65 juta Pounsterling (Rp1,43 triliun), dengan tambahan bonus 6 juta Poundsterling (Rp132 miliar) tergantung performa.
Mbeumo juga menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, lengkap dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi.
Pemain asal Kamerun berusia 25 tahun itu langsung dijadwalkan untuk ikut dalam tur pramusim MU di Amerika Serikat.
Baca juga: Profil Bryan Mbeumo: Ketika Mimpi Menjadi Nyata, Siap Memberikan Segalanya Untuk Manchester United
Brentford Naikkan Harga Mbeumo
Bryan Mbeumo secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Manchester United. Ia menyebut klub tersebut sebagai impian masa kecilnya.
“Begitu saya tahu ada peluang untuk gabung ke Manchester United, saya tidak pikir panjang. Ini adalah klub impian saya, tim yang seragamnya saya pakai waktu kecil,” ungkap Mbeumo dalam pernyataan resminya.
Keputusan Mbeumo ini ternyata jadi faktor penentu. Ia menolak pendekatan dari beberapa klub besar Premier League lainnya, seperti Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Newcastle United, demi bergabung ke Manchester United.
Namun, di balik keputusan itu, pihak Manchester United sempat dibuat jengkel. Brentford beberapa kali menaikkan harga jual Mbeumo, bahkan hingga mencapai angka 77 juta Poundsterling (Rp1,69 triliun).
Selain itu, Brentford juga dikabarkan menekan sang pemain agar mau menurunkan tuntutan gajinya jika ingin ke MU atau memilih pindah ke Spurs sebagai alternatif.
Baca juga: Manchester United Bayar 65 Juta Euro untuk Gaet Bryan Mbeumo dari Brentford: Yay or Nay?
Brentford Juga Tersinggung oleh Tawaran Awal MU
Tak hanya MU yang merasa frustrasi. Brentford pun dikabarkan tak senang dengan pendekatan awal dari klub berjuluk Setan Merah tersebut.
MU sempat melayangkan dua tawaran awal, yakni £55 juta (Rp1,21 triliun) dan £62,5 juta (Rp1,37 triliun), yang dianggap jauh di bawah nilai yang ditawarkan oleh Tottenham.
Brentford menilai tawaran awal itu tidak mencerminkan keseriusan MU. Saat itu, MU juga dilaporkan sudah mulai melakukan pendekatan personal kepada Mbeumo dan menawarkan paket gaji yang lebih menarik dibanding klub lain.
Situasi ini membuat hubungan antara kedua klub memanas selama proses negosiasi berlangsung.
Baca juga: Alasan Bryan Mbeumo Cocok untuk Formasi 3-4-3 Ruben Amorim di Manchester United
MU Tetap Puas Datangkan Mbeumo
Meski sempat terjadi ketegangan, Manchester United tetap berhasil mengunci Mbeumo sebagai rekrutan kedua mereka di musim panas ini.
Sebelumnya, MU juga telah mendatangkan Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers dengan nilai transfer sebesar 62,5 juta Poundsterling (Rp1,37 triliun).
Keberhasilan mendatangkan dua pemain sebelum tur pramusim dimulai, dinilai sebagai keputusan ybagus dari manajemen MU yang kini lebih fokus pada aspek olahraga, bukan semata urusan bisnis.
Banyak yang percaya, bahwa MU sedang membangun kembali kekuatan skuad untuk kembali bersaing di papan atas Premier League. Transfer Mbeumo menjadi bukti, bahwa klub masih memiliki daya tarik besar di mata pemain top dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK