Sabtu, 02 AGUSTUS 2025 • 17:35 WIB

Gak Masuk Rencana Como Untuk Musim 2025/26, Dele Alli Mulai Pertimbangkan Untuk Pensiun Dini

Author

Gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli memberi aplause setelah pertandingan berakhir. (REUTERS/David Klein)

INDOZONE.ID - Dele Alli tampaknya mulai memasuki titik jenuhnya sebagai pesepak bola usai namanya tidak masuk dalam skuad Como untuk pra-musim jelang musim baru Serie A 2025/26. Kabarnya, eks bintang Tottenham Hotspur itu mulai untuk mempertimbangkan pensiun dini.

Diketahui, Dele Alli sendiri bergabung dengan Como pada jendela transfer Januari lalu. Ia menandatangani kontrak selama 18 bulan bersama klub milik Djarum Group itu dengan opsi perpanjangan. Akan tetapi, masa depan kariernya tidak jelas setelah alami penurunan karir yang drastis,

Dele Alli sendiri dulu dikenal sebagai salah satu talenta yang menjanjikan di sepak bola Eropa. Sempat bersinar beberapa musim bersama Tottenham Hotspur. Namun, kini ia alami kesulitan untuk kembali ke performa terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir.

Pemain yang kini berusia 29 tahun itu, sempat melakukan debutnya di Serie A bersama Como pada Maret lalu. Namun, ia hanya bermain selama 9 menit karena mendapatkan kartu merah melawan AC Milan di San Siro, yang mana itu menjadi penampilan kompetitif pertamanya selama dua tahun.

Baca juga: 7 Transfer Pemain Gratis Terbaik Sejak Tahun 2000, Siapa Saja Ya?

Dele Alli. (photo/Instagram/@/dele)

Kartu merah yang didapat Dele Alli  usai melanggar Ruben Loftus-Cheek mendapatkan reaksi keras dari pelatih Como, Cesc Fabregas dan itu menjadi titik balik petualangannya di Serie A.

Sejak saat itu, Dele Alli tidak lagi masuk rencana Cesc Fabregas di skuad utama Como untuk musim Serie A 2025/26 mendatang. Menurut laporan dari Gazzeta Dello Sport yang dikutip dari Daily Mail pada Sabtu (2/8/2025), Dele Alli mulai serius untuk mempertimbangkan pensiun dari dunia sepak bola.

Media kenamaan Italia itu mengklaim bahwa Dele Alli berlatih terpisah dari skuad senior bersama dengan pemain lainnya yang sudah tidak masuk dalam rencana Como. Dele juga mempertimbangkan untuk pensiun dari olahraga yang membesarkan namanya itu.

Dele Alli sendiri merupakan salah satu talenta muda terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Dia memulai karir di MK Dons sebelum dibeli Tottenham Hotspur pada 2015 lalu. Ia juga mampu bersinar dibawah kepelatihan Mauricio Pochettino.

Musim terbaik Dele Alli bersama Tottenham adalah pada musim 2016/17 lalu, yang di mana ia mampu mencetak 22 gol untuk The Lilywhites dan sempat menjadikannya sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Eropa.

Baca juga: Ketum PSSI: Surat Permohonan Naturalisasi Mauro Zijlstra Sudah Ditandatangani Presiden Prabowo Subianto

Tak hanya itu, ia juga membawa Tottenham menjadi finalis Liga Champions musim 2018/19 lalu dan juga telah memiliki 37 caps bersama Timnas Inggris, ia juga masuk dalam skuad The Three Lions di Piala Dunia 2018 lalu.

Namun, karier Dele Alli perlahan meredup setelah beberapa kali alami cedera. Ia sempat membela Everton dan juga klub Turki Besiktas. Akan tetapi, ia kesulitan untuk kembali ke performa terbaiknya.

Selain itu, Dele Alli juga mengungkapkan bahwa ia menderita penyakit mental pada 2023 lalu. Ia menceritakan bahwa ia sempat alami trauma masa kecil dan juga menceritakan pengalaman ia mulai merokok dan konsumsi obat-obatan pada usia 8 tahun dan hal itu jadi momen tergelap dari pemain kelahiran Milton Keynes itu.

Pada jendela transfer Januari lalu, Dele Alli bergabung dengan Como secara bebas transfer. Saat itu, ia berharap bisa menata kembali kariernya bersama klub milik pengusaha Indonesia itu. Akan tetapi, nasib berkata lain, di Como ia hanya mainkan satu pertandingan saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail, Gazzetta Dello Sport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU