Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 10:27 WIB

Atlet-atlet Inspiratif yang Banggakan Indonesia di Ajang Internasional

Author

Greysia Polii dan Apriyana Rahayu raih emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Dok. PBSI)

INDOZONE.ID - Indonesia akan berulang tahun ke-80 pada 17 Agustus 2025. Sejak pertama kali berdiri hingga sekarang, Indonesia telah mengalami banyak momen, yang menjadikan bangsa ini kuat.

Kekuatan bangsa Indonesia dapat terlihat di ajang-ajang olahraga internasional. Tak sedikit atlet Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa dengan berprestasi di olahraga masing-masing.

Jika berbicara soal prestasi tertinggi dalam olahraga, pikiran kita akan tertuju pada Olimpiade. Olimpiade merupakan kompetisi internasional untuk berbagai macam olahraga yang diikuti oleh banyak negara dengan diwakili individu atau tim.

Banyak atlet mendambakan medali olimpiade dalam karier mereka. Akan tetapi, tak semua atlet memiliki medali Olimpiade karena mendapatkannya begitu sulit, bahkan untuk sekadar perunggu.

Baca juga: Atlet Taekwondo Muda Waldan Abdillah Rafif Raih Juara 1 Riau Challenge 2025

Nah, Indonesia patut berbangga karena banyak atlet Indonesia yang sudah mencatatkan tinta emas atas namanya di Olimpiade, dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu.

Indonesia pertama kali ikut Olimpiade di Helsinki, Finlandia, pada 1952 dengan mengirimkan tiga atlet untuk tiga cabang olahraga (cabor) berbeda. Mereka adalah Maram Sudarmodjo (atletik), Habib Suharko (renang), dan Thio Ging Hwie (angkat besi).

Meski gagal membawa pulang medali, ketiga atlet itu tetap patut berbangga karena telah menunjukkan potensi Indonesia di ajang olahraga tertinggi, Olimpiade.

Atlet-atlet Indonesia baru berhasil membawa pulang medali dalam ajang empat tahunan itu mulai edisi 1988 di Seoul, Korea Selatan (Korsel). 

Sejak edisi itu, atlet-atlet Indonesia selalu mampu membawa pulang medali Olimpiade ke Tanah Air. Beberapa atlet bahkan membuat bangga dengan menyegel medali emas.

Baca juga: Atlet Panahan Tradisional Nunukan Sumbang 5 Medali di Ajang Fornas VIII NTB

Siapa saja atlet yang sukses membawa pulang medali emas ke Indonesia? Tenang, INDOZONE akan menjelaskan lima di antaranya, yang paling berkesan, dalam artikel ini.

Atlet-atlet Inspiratif yang Banggakan Indonesia di Ajang Internasional

Susy Susanti. (Dok. PBSI)

1. Susy Susanti - Olimpiade Barcelona 1992

Olimpiade Barcelona, Spanyol, 1992 jadi momen spesial bagi olahraga bulu tangkis. Sebab, bulu tangkis akhirnya dipertandingkan secara resmi dalam Olimpiade setelah sebelumnya cuma jadi bagian dari pertunjukan.

Indonesia pun mengukir tinta emas di cabor bulu tangkis Olimpiade Barcelona 1992. Tunggal putri Indonesia kala itu, Susy Susanti, mengukir prestasi tertinggi dengan meraih medali emas.

Keberhasilan itu makin spesial karena Susy Susanti merupakan peraih medali emas Olimpiade pertama dari Indonesia.

Di partai puncak, Susy Susanti mengalahkan wakil Korea Selatan (Korsel), Bang So-hyun. Perjuangan Susy Susanti juga menjadikannya perempuan pertama yang meraih medali emas untuk Indonesia.

Susy Susanti dan Alan Budikusuma. (Instagram/@alanbudikusumaofficial)

2. Alan Budikusuma - Olimpiade Barcelona 1992

Prestasi Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992 makin lengkap dengan keberhasilan Alan Budikusuma di nomor tunggal putra.

Ya, mengikuti jejak Susy Susanti, Alan Budikusuma jadi atlet pria pertama yang meraih medali emas untuk Indonesia. 

Baca juga: Pemprov Lampung Seleksi Atlet untuk Pornas Korpri 2025

Pada partai puncak, Alan Budikusuma menghadapi rekan senegaranya, yaitu Ardy B. Wiranata. Perang saudara itu dimenangkan oleh Alan Budikusuma.

Manisnya, dua atlet pertama yang medali emas Olimpiade untuk Indonesia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma, menikah pada 9 Februari 1997 di Jakarta. Pasangan atlet itu tetap mesra hingga sekarang.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu raih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 (REUTERS/Hamad I Mohammed)

3. Greysia Polii/Apriyani Rahayu - Olimpiade Tokyo 2020

Masih dari cabor bulu tangkis, kali ini ada ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang mengukir sejarah di Olimpiade Tokyo, Jepang, 2020.

Meski disebut Olimpiade Tokyo 2020, ajang ini digelar pada 2021 karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Di tengah pandemi, Greysia/Apriyani memberi kebahagiaan bagi bangsa Indonesia dengan prestasinya di Olimpiade Tokyo 2020.

Bukan unggulan di ajang tersebut, Greysia/Apriyani mampu membuat kejutan hingga mencapai final. Di partai puncak, Greysia/Apriyani menghadapi unggulan dari China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Diprediksi akan kesulitan melawan ganda putri China, Greysia/Apriyani mampu menang dalam dua gim langsung. Mereka jadi satu-satunya peraih medali emas untuk Indonesia pada edisi tersebut.

Veddriq Leonardo sabet medali emas. (REUTERS/Benoit Tessier)

4. Veddriq Leonardo - Olimpiade Paris 2024

Selanjutnya, Olimpiade Paris 2024 jadi panggung bersejarah bagi cabor panjat tebing Indonesia. Bagaimana tidak, cabor panjat tebing pertama kalinya memberikan medali emas untuk Indonesia.

Medali emas itu lahir dari usaha keras Veddriq Leonardo di nomor speed putra. Setelah mengalahkan atlet lain di babak sebelumnya, ia pun berjumpa dengan atlet China, Wu Peng.

Mereka bertanding dengan ketat. Akan tetapi, medali emas menjadi hak Veddriq Leonardo dengan keunggulan waktu 0,02 detik dari sang rival.

Catatan waktu 4,75 detik  mengantarkan Veddriq jadi atlet panjat tebing Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade.

Baca juga: Atlet Taekwondo Kabupaten Gorontalo Sumbang 7 Medali di Kejurnas Pelajar 2025

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah yang berhasil meraih medali emas Olimpiade 2024. (Reuters/Amanda Perobelli)

5. Rizki Juniansyah - Olimpiade Paris 2024

Tak cuma panjat tebing yang mengukir sejarah di Olimpiade Paris 2024, cabor angkat besi pun demikian.

Rizki Juniansyah jadi atlet angkat besi yang mengukirkan tinta emas atas namanya di Olimpiade Paris 2024.

Turun di kelas pria 73 kg, Rizki Juniansyah melibas lawan-lawannya hingga mencapai partai puncak. Ia bertemu dengan wakil Thailand, Weeraphon Wichuma, di final.

Dengan total angkatan 354 kg (snatch 155 kg dan clean and jerk 199 kg), Rizki Juniansyah pun mengalahkan lawannya. Weeraphon cuma mampu menorehkan total angkatan 346 kg (snatch 148 kg dan clean and jerk 198 kg).

Tanpa mengecilkan arti atlet lain yang meraih medali Olimpiade, kelima atlet Indonesia di atas mengukir prestasi pada momen-momen penting.

Namun, kamu juga harus mengenal atlet-atlet lain yang telah mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade. Yuk, simak daftar atlet Indonesia peraih medali Olimpiade.

Daftar Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade

Seoul 1988 (1 Perak)

Perak – Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani (Panahan)

Barcelona 1992 ( 2 Emas, 2 Perak, dan 1 Perunggu)

Emas – Susi Susanti (Bulu Tangkis)
Emas – Alan Budikusuma (Bulu Tangkis)
Perak – Ardy B. Wiranata (Bulu Tangkis)
Perak – Eddy Hartono/Rudy Gunawan (Bulu Tangkis)
Perunggu – Hermawan Susanto (Bulu Tangkis)

Atlanta 1996 (1 Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu)

Emas – Rexy Mainaky/Ricky Subagja (Bulu Tangkis)
Perak – Mia Audina (Bulu Tangkis)
Perunggu – Susi Susanti (Bulu Tangkis)
Perunggu – Antonius Ariantho/Denny Kantono (Bulu Tangkis)

Sydney 2000 (1 Emas, 3 Perak, dan 2 Perunggu)

Emas – Tony Gunawan/Candra Wijaya (Bulu Tangkis)
Perak – Hendrawan (Bulu Tangkis)
Perak – Tri Kusharjanto/Minarti Timur (Bulu Tangkis)
Perak – Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
Perunggu – Winarni (Angkast Besi)
Perunggu – Sri Indriyani (Angkat Besi)

Athena 2004 (1 Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu)

Emas – Taufik Hidayat (Bulu Tangkis)
Perak – Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
Perunggu – Sony Dwi Kuncoro (Bulu Tangkis)
Perunggu – Eng Hian/Flandy Limpele (Bulu Tangkis)

Beijing 2008 (1 Emas, 1 Perak, dan 4 Perunggu)

Emas – Markis Kido/Hendra Setiawan (Bulu Tangkis)
Perak – Nova Widianto/Liliyana Natsir (Bulu Tangkis)
Perunggu – Maria Kristin Yulianti (Bulu Tangkis)
Perunggu – Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
Perunggu – Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)
Perunggu – Triyatno (Angkat Besi)

Baca juga: 128 Atlet dari 24 Negara Akan Berlomba Menjadi yang Tercepat di Tour de Banyuwangi Ijen 2025

London 2012 (2 Perak dan 1 Perunggu)

Perak – Citra Febrianti (Angkat Besi)
Perak – Triyatno (Angkat Besi)
Perunggu – Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)

Rio 2016 (1 Emas dan 2 Perak)

Emas – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Bulu Tangkis)
Perak – Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)
Perak – Sri Wahyuni Agustiani (Angkat Besi)

Tokyo 2020 (1 Emas, 1 Perak, dan 3 Perunggu)

Emas – Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Bulu Tangkis)
Perak – Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)
Perunggu – Anthony Sinisuka Ginting (Bulu Tangkis)
Perunggu – Rahmat Erwin Abdullah (Angkat Besi)
Perunggu – Windy Cantika Aisah (Angkat Besi)

Paris 2024 (2 Emas dan 1 Perunggu)

Emas – Veddriq Leonardo (Panjat Tebing)
Emas – Rizki Juniansyah (Angkat Besi)
Perunggu – Gregoria Mariska Tunjung (Bulu Tangkis)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Indonesia.go.id, Setkab.go.id, Kemenpora

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU