Ditanya soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Jawaban Shin Tae-yong Bikin Deg-degan
INDOZONE.ID - Perjuangan Timnas Indonesia untuk mewujudkan mimpinya tampil di Piala Dunia 2026, berlanjut ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Diketahui, Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025. Skuad Garuda akan menghadapi dua tim kuat, yakni tuan rumah Arab Saudi dan Irak, di Grup B.
Timnas Indonesia akan melakoni partai pertama Grup B melawan Arab Saudi pada 9 Oktober 2025. Selang tiga hari kemudian, Timnas Indonesia akan melawan Irak.
Kembali menghadapi Arab Saudi dan Irak, menjadi keuntungan tersendiri bagi Marselino Ferdinan dan kolega. Sebab, Skuad Garuda pernah menghadapi kedua negara tersebut.
Baca juga: Liverpool Sudah Capai Kesepakatan dengan Parma untuk Mendatangkan Giovanni Leoni
Kendati begitu, mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) membuat pernyataan pahit soal peluang Skuad Garuda menuju ke Piala Dunia 2026.
Dalam wawancaranya di podcast Jeje dalam YouTube Jekpot beberapa hari lalu, pelatih berusia 54 tahun itu mengatakan kans mantan tim asuhannya itu lolos ke Piala Dunia 2026 di bawah 30 persen.
Pernyataan tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Sebab, Irak dan Arab Saudi merupakan dua tim kuat di Asia.
Meski Arab Saudi sempat ditahan imbang dan dikalahkan Timnas Indonesia di Putaran Ketiga, tim besutan Herve Renard itu sudah berbenah. Mereka pun dipandang siap tampil berbeda di Putaran Keempat nanti.
"Kalau boleh jujur, peluang Timnas Indonesia untuk lolos tidak sampai 30 persen. Mungkin banyak penggemar Timnas nggak setuju sama pendapat saya, tapi secara objektif, saya bukan pelatihnya atau berniat menyerang siapa pun, saya hanya berpendapat sebagai seorang pelatih sepak bola," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari YouTube Jekpot, Kamis (14/8/2025).
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan Putaran Keempat yang dinilai cukup merugikan Timnas Indonesia dari sisi stamina.
Apalagi, banyak pemain Skuad Garuda yang merumput di luar negeri, khususnya Eropa, sehingga Timnas Indonesia tidak bisa berlatih pada hari-hari pertama tiba di Arab Saudi.
Baca juga: Fabian Hurzeler: Brighton Tidak Takut Kehilangan Carlos Baleba ke Manchester United
"Semua harus tanding dalam 9 hari. Misal jadwal pertandingannya tanggal 1 sampai 9 Oktober, artinya Timnas akan kumpul tanggal 1. Kalau para pemain kumpul tanggal 1, terus banyak yang berangkat dari Eropa, kita tidak bisa langsung latihan hari itu, paling cepat tanggal 2. Lalu harus langsung tanding satu atau dua hari kemudian," ujar pelatih yang saat ini melatih Ulsan HD itu.
Tak ayal, pelatih yang juga merupakan legenda Seongnam Ilhwa Chunma itu, menilai Arab Saudi akan sangat diuntungkan pada pertandingan Putaran Kempat. Ia menilai bahwa skuad asuhan Herve Renard itu bisa beristirahat lebih dari satu hari.
“Kalau kondisinya seperti itu, Pot 1 (Arab Saudi) bakal diuntungkan saat melawan Pot 3 (Indonesia). Mereka bisa istirahat satu laga penuh, bukan hanya satu hari," ujar pria yang akrab di sapa STY itu oleh penggemar Timnas Indonesia.
Selain itu, Shin Tae-yong juga menyoroti persiapan Arab Saudi dan Irak dalam menatap Putaran Keempat ini. Ia menilai bahwa kedua negara tersebut memiliki persiapan yang matang untuk bisa lolos ke Piala Dunia.
Baca juga: Robert Lewandowski Ingin Kembali Perkuat Timnas Polandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Kemudian yang lebih penting, Arab Saudi tidak punya pemain dari luar negeri, semuanya main di liga domestik. Mereka sudah siap dari liga nasionalnya dan bisa mendekin atau panjangin liga, gimana pun caranya buat kumpulin pemainnya 7-10 hari sebelum pertandingan. Ini dugaan pribadi saya, ya, karena mereka harus lolos ke Piala Dunia," ujar Shin Tae-yong menjelaskan.
"Berarti, mereka udah siap karena bertanding melawan Indonesia di laga pertama. Setelah Saudi menang, mereka kemungkinan besar lolos karena tinggal seri atau menang aja untuk lawan berikutnya. Mereka diuntungkan dari sisi jadwal dan pemulihan," tuturnya lagi.
Hal itu memang cukup berbanding terbalik dengan Timnas Indonesia yang tidak memiliki cukup waktu untuk recovery dan persiapan untuk menghadapi Putaran Keempat karena beberapa pemain berkarier di luar negeri.
"Terus sebaliknya, gimana untuk Indonesia? Karena pemain intinya kebanyakan pemain abroad, dan mereka begitu terbang ke Saudi harus tanding dua hari berikutnya, tidak ada waktu untuk memulihkan stamina mereka dan latihan bersama," ungkap Shin Tae-yong dalam wawancaranya bersama Jeje.
Meski Shin Tae-yong memprediksi kans Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia kecil, ia terus mendoakan yang terbaik untuk mantan tim asuhannya itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube Jekpot